SALATIGA — Yuliyanto menilai pengalaman dan kapasitas Sudaryono menjadi modal penting untuk membenahi tata kelola BGN. Ia mendorong agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“Tentunya saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Mas Dar (sapaan Sudaryono) selaku Kepala BGN yang baru. Terus berjuang mewujudkan tujuan mulia Presiden Prabowo untuk memberikan makan bergizi gratis bagi rakyat Indonesia dengan melakukan pembenahan dan penataan ulang tata kelola BGN yang lebih baik, efektif, efisien, serta terhindar dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN),” ujar Yuliyanto, Rabu, 22 Juli 2026.
Salah satu catatan krusial yang disampaikan Yuliyanto adalah perlunya pengecekan ulang terhadap keberadaan SPPG. Menurutnya, jumlah unit di setiap kecamatan harus disesuaikan dengan kebutuhan riil agar tidak terjadi pemborosan keuangan negara.
“Segera lakukan pengecekan ulang keberadaan setiap SPPG di setiap kecamatan, apakah jumlahnya sudah sesuai kebutuhan atau belum. Jangan sampai jumlah SPPG melebihi asas kepatutan sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan keuangan negara,” tegasnya.
Yuliyanto juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan program nasional tersebut. Ia optimistis, dengan sistem yang bersih dari praktik KKN, program MBG akan memberikan manfaat luas bagi peningkatan kualitas gizi dan sumber daya manusia Indonesia.
“Harapannya, dengan menjadi Kepala BGN yang baru, beliau dapat memberikan pengaruh yang kuat dalam menjalankan sekaligus membenahi tata kelola yang baik, profesional, dan bersih dari KKN,” pungkasnya.
Sudaryono sendiri dipercaya mengawal salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Yuliyanto meyakini sosoknya layak memimpin BGN hingga seluruh program terselesaikan secara menyeluruh di Indonesia.