BATANG — Pemerintah Kabupaten Batang mengalokasikan dana Rp4,5 miliar dari Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) untuk program seragam gratis bagi siswa baru tahun ajaran 2026/2027. Bantuan ini menyasar 14.225 siswa SD negeri, 672 siswa SD swasta, serta 24.200 siswa SMP negeri dan swasta.
“Jangan sampai ada anak yang merasa kurang percaya diri karena seragamnya sudah lusuh. Kami ingin semua anak berangkat ke sekolah dengan semangat yang sama,” kata Bupati Faiz Kurniawan di sela acara penyerahan di SMP Negeri 2 Tulis.
Setiap siswa SD mendapat bantuan senilai Rp125.000 per orang, sementara siswa SMP menerima Rp150.000 per orang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya menyasar sekolah negeri, tahun ini program diperluas hingga mencakup siswa sekolah swasta dan madrasah tsanawiyah (MTs).
Kebijakan ini diambil setelah pemkab mempertimbangkan kondisi ekonomi warga yang belum sepenuhnya pulih. Pemerintah ingin memastikan tidak ada siswa yang tertinggal hanya karena persoalan biaya perlengkapan sekolah.
Selain aspek pendidikan, program ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi lokal. Bupati Faiz menegaskan bahwa pengadaan seragam melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar masing-masing sekolah.
“Jadi, program seragam gratis yang diberikan kepada seluruh peserta didik baru kelas I SD dan kelas VII SMP dengan besaran Rp125.000 per siswa SD dan Rp150.000 per siswa SMP,” katanya.
Salah satu penerima manfaat, Iqbal, pelajar SMP Negeri 2 Tulis, mengaku terbantu dengan adanya program ini. Ia merasa lebih bersemangat mengikuti pelajaran setelah mendapatkan seragam baru.
“Seragam sekolah baru ini membuat saya lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran di sekolah,” ujarnya.
Ke depan, pemkab berencana mengevaluasi penyerapan anggaran di setiap sekolah serta memastikan distribusi seragam tepat sasaran sebelum tahun ajaran baru dimulai secara serentak.