MAGELANG — Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Magelang kini memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usahanya. Hal ini menyusul sinergi yang dibangun Bank Jateng dengan pemerintah kota dan otoritas pajak dalam sebuah forum edukasi di Magelang Fair 2026.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Magelang, Dwi Andy Setiyawan, menyatakan bahwa kehadiran pihaknya dalam pameran tersebut bukan sekadar seremonial. "Kami ingin memberikan pemahaman langsung kepada pelaku UMKM mengenai kemudahan memperoleh akses pembiayaan, baik untuk modal kerja maupun investasi melalui KUR," ujarnya.
Ketua Tim Analis Bank Jateng, Anneke Kristina, menegaskan bahwa komitmen perusahaannya terhadap UMKM tidak berakhir saat dana cair. Bank Jateng, kata dia, akan terus mendampingi para pelaku usaha binaan dan melibatkan mereka dalam pameran-pameran strategis.
"Kami sangat senang dan bangga melihat UMKM bisa ikut berkembang bersama Bank Jateng. Selain fasilitas pembiayaan seperti KUR, kami juga memiliki banyak produk perbankan lainnya yang siap mendukung operasional dan kelancaran transaksi usaha para pelaku UMKM sehari-hari," jelas Anneke di sela-sela kegiatan.
Kolaborasi dengan KPP Pratama Magelang menjadi nilai tambah dalam sosialisasi ini. Para peserta tidak hanya dibekali informasi soal permodalan, tetapi juga edukasi mengenai kepatuhan pajak yang harus berjalan beriringan dengan perkembangan skala usaha.
Melalui pendekatan lintas sektor ini, Bank Jateng berharap para pelaku UMKM di Kota Magelang tidak lagi menghadapi kendala klasik dalam mengakses permodalan maupun teknologi transaksi. Pameran Magelang Fair 2026 sendiri menjadi momentum strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan skema pembiayaan yang lebih mudah dan pendampingan yang berkelanjutan, target untuk mendorong produk lokal agar mampu "naik kelas" bukan lagi sekadar wacana. Bank Jateng menyiapkan berbagai fasilitas yang disebutnya siap menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan skala usaha masyarakat sekaligus mempercepat akselerasi ekonomi daerah.