BOYOLALI — Upaya pertolongan mandiri yang dilakukan warga dengan menurunkan ember ke dalam sumur untuk mengangkat kucing itu gagal. Hewan tersebut diduga tidak bisa atau tidak mau masuk ke dalam ember yang diturunkan, sehingga proses evakuasi mandiri tidak membuahkan hasil.
Petugas Damkar Boyolali yang tiba di lokasi kemudian menggunakan peralatan khusus untuk menjangkau kucing yang berada di dasar sumur. Proses evakuasi berlangsung beberapa saat hingga akhirnya kucing berhasil diangkat ke permukaan dalam kondisi selamat.
Karena kedalaman sumur mencapai 10 meter dan lubang sumur yang terbatas, petugas Damkar tidak bisa menggunakan alat berat. Evakuasi dilakukan secara manual dengan menurunkan satu personel bersertifikasi penyelamatan ke dalam sumur.
"Kucing sudah dua hari di dalam, warga panik karena tidak bisa mengeluarkan. Kami turunkan satu orang untuk mengangkat langsung," ujar salah satu petugas Damkar Boyolali di lokasi kejadian.
Setelah berhasil diangkat, kucing berbulu putih-coklat itu terlihat lemas namun tidak mengalami luka serius. Petugas kemudian memberikan air minum dan memeriksa kondisi fisiknya sebelum diserahkan kembali kepada pemilik atau warga yang menampung.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada terhadap lubang sumur yang tidak tertutup rapat, terutama di area pemukiman padat. Hewan peliharaan atau liar kerap terjatuh ke dalam sumur jika tidak ada penutup yang aman.
Damkar Boyolali mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hewan atau orang yang terjebak di dalam sumur, daripada melakukan pertolongan secara mandiri yang berisiko gagal atau membahayakan.