SOLO — Komisaris Utama Metta Solo FM, Sumartono Hadinoto, memimpin langsung pemotongan tumpeng dalam perayaan hari ulang tahun ke-23 radio tersebut. Tumpeng kemudian diserahkan kepada General Manager Metta Solo FM, Liliana Budiman, di hadapan para mitra kerja, pelaku usaha, insan perhotelan, serta seluruh karyawan.
Dalam sambutannya, Sumartono mengakui bahwa industri media saat ini menghadapi tekanan besar. Perubahan perilaku masyarakat yang massif beralih ke platform media sosial menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan.
“Tiada kata lain selain bersyukur. Tidak terasa Radio Experience Metta Solo FM sudah berusia 23 tahun. Kita telah melewati berbagai zaman, termasuk tiga tahun pandemi COVID-19, dan hingga hari ini masih diberi keselamatan dan kesempatan untuk terus berkarya,” tuturnya.
Sumartono mengutip motivator Andrie Wongso yang mengatakan bahwa kesuksesan diraih melalui semangat, kerja keras, dan keuletan. Menurutnya, formula itu menjadi kunci Metta Solo FM bisa bertahan selama lebih dari dua dekade.
“Menurut saya, 99,9 persen adalah usaha kita, tetapi ada 0,01 persen yang sangat menentukan, yaitu berkat dan penyertaan Tuhan. Sampai hari ini kita masih diberkahi sehingga tetap mampu bertahan di tengah kondisi media yang sedang tidak mudah,” katanya.
Ia menegaskan bahwa orientasi radio ini bukan semata-mata keuntungan. Keberlangsungan Metta Solo FM, lanjut Sumartono, tidak lepas dari dukungan pemegang saham dan mitra yang terus memberikan kepercayaan.
General Manager Metta Solo FM, Liliana Budiman, mengatakan usia 23 tahun bukan sekadar angka. Baginya, ini adalah perjalanan yang dipenuhi cerita dan kebersamaan dengan para pendengar setia.
“Di balik perjalanan ini ada jutaan cerita, tawa, semangat, dan kebersamaan yang telah kami lalui bersama para pendengar setia. Atas nama seluruh keluarga besar Metta Media, saya mengucapkan terima kasih atas cinta, kepercayaan, dan dukungan yang telah menguatkan langkah kami hingga hari ini,” ujarnya.
Liliana optimistis Metta Solo FM akan terus bertumbuh menjadi media yang semakin kuat menghadapi perubahan. Ia berharap radio ini mampu memperluas jangkauan siaran dan menghadirkan program-program yang relevan bagi generasi baru.
Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, yang turut hadir dalam perayaan tersebut, mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara Metta Solo FM dan Pemerintah Kota Surakarta. Ia berharap kerja sama itu tidak hanya berhenti pada program siaran.
“Metta selama ini sudah bersinergi dengan Pemerintah Kota Solo. Ke depan kami berharap akan ada lebih banyak kegiatan yang berkelanjutan, bukan hanya melalui siaran, tetapi juga kolaborasi dalam berbagai kegiatan off air,” ungkapnya.
Suasana kekeluargaan mewarnai acara yang juga diisi dengan tukar kado antar karyawan. Sumartono berpesan agar seluruh insan Metta terus menjaga semangat kebersamaan, bekerja dengan jujur, dan tidak pernah lelah bersyukur.