Polisi Periksa Anwar BAB sebagai Saksi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Influencer Lain Menyusul

Penulis: Xander Situmorang  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 20:55:31 WIB
Anwar BAB tiba di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus penipuan umrah Hanania Travel.

JAWA TENGAH — Anwar BAB tiba di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 12.15 WIB. Ia memenuhi panggilan penyidik bersama pasangan selebritas Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada hari yang sama.

Dukungan untuk Korban dan Sikap Kooperatif

Sebelum memasuki ruang pemeriksaan, Anwar enggan berkomentar banyak mengenai materi yang akan didalami penyidik. Ia memilih menyampaikan keterangan setelah proses selesai.

“Ke dalam dulu, nanti habis ini baru aku ngomong. Ini belum tahu karena menerima undangan doain aja yang terbaik,” ujarnya di lokasi.

Meski demikian, presenter berusia 33 tahun itu menegaskan sikapnya terhadap para jemaah yang menjadi korban. “Aku mendukung dan men-support jemaah,” kata Anwar.

Anwar diketahui pernah menggunakan layanan Hanania Travel dan terlibat dalam kerja sama promosi digital melalui media sosial pribadinya. Ia menyatakan dirinya hanya menjalankan kewajiban sebagai warga negara. “Saya sebagai warga negara yang baik memenuhi panggilan polisi,” katanya.

Jejaring Influencer yang Diperiksa

Penyidik Polda Metro Jaya tengah menelusuri alur promosi Hanania Travel yang melibatkan sejumlah pesohor daring. Sebelum Anwar, selebgram Keanu Angelo telah lebih dulu diperiksa pada Selasa (9/6/2026).

Selain Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid, beberapa nama lain disebut pernah terlibat dalam promosi perusahaan tersebut, seperti Awkarin, Sarah Gibson, Audrey Jesslyn, dan Dara Arafah. Namun, mereka terpantau tidak hadir dalam panggilan pemeriksaan pada Selasa lalu.

Polda Metro Jaya menyatakan ketiga selebgram yang belum diperiksa bakal dipanggil kembali pada 12 Juni 2026 mendatang. Pemeriksaan terhadap para influencer ini bertujuan mengumpulkan informasi relevan untuk mengungkap perkara secara menyeluruh.

Modus Promosi Digital yang Jadi Sorotan

Kasus ini bermula dari laporan dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah yang dijanjikan Hanania Travel. Polisi kemudian mendalami peran para influencer yang diduga menerima bayaran untuk mempromosikan jasa travel tersebut melalui media sosial.

Penyidik fokus pada kerja sama pemasaran digital yang dilakukan Hanania Travel. Keterangan dari para selebgram dinilai penting untuk memetakan rantai promosi dan aliran dana yang diterima masing-masing pihak.

Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut. Pemeriksaan terhadap Anwar BAB dan influencer lainnya masih berlangsung untuk memperkuat alat bukti.

Reporter: Xander Situmorang
Back to top