SEMARANG — Link yang diklaim berisi video seorang perempuan bernama Cut Salwa ramai diburu warganet di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok dan X, sejak awal Juni 2026. Banyak pengguna dari Jawa Tengah yang turut mencari dan saling mengirimkan tautan tersebut melalui pesan pribadi maupun grup WhatsApp.
Hasil penelusuran sementara menunjukkan bahwa tautan yang beredar tidak mengarah ke konten video seperti yang dijanjikan. Alih-alih menampilkan tayangan, pengguna yang mengklik link tersebut justru diarahkan ke halaman palsu yang meminta data pribadi atau mengunduh aplikasi berbahaya secara otomatis.
“Modus seperti ini sudah sering terjadi. Pelaku memanfaatkan rasa penasaran korban dengan judul sensasional. Setelah diklik, bisa mencuri data atau menyebar ke kontak lain,” ujar seorang analis keamanan siber yang enggan disebutkan namanya.
Pihak kepolisian daerah Jawa Tengah melalui akun media sosial resmi mereka telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak mengklik tautan tersebut. Penyebaran link semacam ini dinilai dapat merugikan banyak pihak, terutama pengguna yang kurang paham soal keamanan digital.
“Kami minta warga untuk tidak mudah tergoda dengan judul-judul viral. Jika sudah terlanjur menerima, segera hapus dan jangan diteruskan ke kontak lain,” tulis akun resmi Polrestabes Semarang dalam unggahan terbarunya.
Bagi warga yang sudah terlanjur mengeklik tautan tersebut, disarankan untuk segera memindai perangkat dengan aplikasi antivirus. Jika mendapati aktivitas mencurigakan seperti munculnya iklan pop-up terus-menerus atau berkurangnya kuota data secara drastis, segera ganti kata sandi akun-akun penting.
Langkah lain yang bisa dilakukan adalah melaporkan tautan tersebut ke platform media sosial atau ke patroli siber Polri. Semakin cepat dilaporkan, semakin kecil kemungkinan modus ini menyebar lebih luas ke masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Cut Salwa maupun keluarga terkait viralnya nama tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.