50 Seniman Grafiti dari 19 Negara Ramaikan Meeting of Styles 2026 di Karanganyar, Desa Pulosari Jadi Panggung Global

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Senin, 18 Mei 2026 | 13:06:01 WIB
Seniman grafiti dari 19 negara mengubah Desa Pulosari menjadi galeri seni terbuka dalam Meeting of Styles 2026.

KARANGANYAR — Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, berubah menjadi pusat seni dunia pekan ini. Sebanyak 50 seniman grafiti dari 19 negara memenuhi dinding-dinding kampung dengan karya mural dalam ajang Meeting of Styles (MOS) 2026.

Dari 19 Negara ke Satu Desa di Karanganyar

MOS 2026 di Karanganyar menghadirkan seniman dari berbagai benua. Mereka datang dari Eropa, Asia, Amerika, hingga Afrika untuk berkolaborasi dengan pelukis lokal. Desa Pulosari dipilih sebagai lokasi karena aksesnya yang strategis di pinggiran Kota Solo dan karakter kampung yang masih asri.

Para seniman mulai bergerak sejak pagi. Cat semprot dan kuas menjadi alat utama mereka di tembok rumah warga, gapura, hingga fasilitas umum. Setiap sudut desa perlahan berubah warna.

Mural Bukan Sekadar Hiasan Dinding

MOS bukan sekadar festival melukis tembok. Acara ini merupakan gerakan seni jalanan global yang lahir di Jerman pada 1990-an dan kini menyebar ke 40 negara. Di Karanganyar, para peserta bebas mengekspresikan gaya masing-masing — dari huruf-huruf tipografi khas grafiti hingga lukisan figuratif raksasa.

"Kami ingin menunjukkan bahwa seni jalanan bisa menjadi jembatan antarbudaya," ujar salah satu panitia lokal. Warga setempat, menurutnya, antusias melihat rumah mereka dijadikan kanvas oleh seniman asing.

Kampung Jadi Galeri Terbuka

Hasil karya para seniman akan menjadi koleksi permanen di Desa Pulosari. Warga berharap mural-mural ini bisa menjadi daya tarik wisata baru di Karanganyar. Beberapa pemilik rumah bahkan sudah menyiapkan kopi dan jajanan pasar untuk menyambut seniman yang melukis di tembok mereka.

MOS 2026 dijadwalkan berlangsung selama sepekan. Setelah selesai, desa ini akan memiliki puluhan mural baru yang mempercantik lingkungan sekaligus menjadi dokumentasi pertemuan seniman dari 19 negara.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top