Tim Medis Klinik Kartika 25 Sragen Tangani Peserta TMMD yang Terluka

Penulis: Usman Harun  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:27:23 WIB
Tim medis Klinik Kartika 25 Sragen melakukan penanganan luka pada peserta latihan Ketarunaan TMMD.

SRAGEN — Tim kesehatan lapangan Klinik Pratama Kartika 25 Sragen bersiaga penuh mengawal jalannya latihan Ketarunaan dalam rangkaian TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Pada Jumat (08/05/2026), petugas bergerak cepat menangani salah satu peserta dari siswa SMK yang mengalami luka lecet pada jari tangan akibat aktivitas fisik intensif.

Penanganan dilakukan langsung di lokasi kegiatan untuk mencegah risiko infeksi akibat luka terbuka. Langkah proaktif ini merupakan prosedur standar tim medis guna menjamin kelancaran agenda latihan kedisiplinan tersebut.

Antisipasi Infeksi pada Peserta Latihan Fisik

Kepala Klinik Pratama Kartika 25 Sragen, Peltu Suwanto, memimpin langsung tim medis yang terdiri dari Serma (K) Nofa Rosiana H dan Nur Hajar Dheajeng R.P. Tim segera melakukan pembersihan luka dan pemberian cairan antiseptik agar kondisi peserta tetap stabil.

"Keselamatan dan kesehatan peserta menjadi perhatian utama kami. Penanganan sedini mungkin sangat penting agar luka tidak berkembang menjadi infeksi," ungkap Peltu Suwanto.

Setelah mendapatkan perawatan dan dipastikan dalam kondisi aman, peserta yang bersangkutan diperbolehkan kembali bergabung dalam barisan latihan. Tim medis tetap melakukan pengawasan ringan untuk memantau perkembangan kondisi fisik siswa selama kegiatan berlanjut.

Dukungan Personel dan Alat Medis Lengkap

Latihan Ketarunaan ini merupakan agenda nonfisik TMMD yang bertujuan membentuk karakter, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan bagi generasi muda di Kabupaten Sragen. Mengingat banyaknya aktivitas fisik, risiko cedera ringan hingga kelelahan menjadi fokus mitigasi tim kesehatan.

Klinik Pratama Kartika 25 telah menyiapkan personel serta perlengkapan medis lengkap selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Kehadiran tim kesehatan di tengah lapangan ini mendapat apresiasi dari para guru pendamping serta personel Kodim Sragen.

Langkah sigap petugas medis dinilai memberikan rasa aman bagi peserta didik dalam menjalani materi latihan fisik yang cukup berat. Hal ini memastikan target pembentukan karakter melalui program TMMD dapat tercapai tanpa mengabaikan aspek keselamatan peserta.

Reporter: Usman Harun
Sumber: jatengnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top