Pencarian

Android 17 Resmi Hadir di Pixel dengan Floating Windows, Fitur Lipat, dan Alat AI Baru

Kamis, 18 Juni 2026 • 01:18:01 WIB
Android 17 Resmi Hadir di Pixel dengan Floating Windows, Fitur Lipat, dan Alat AI Baru
Android 17 resmi diluncurkan untuk perangkat Pixel dengan fitur multitasking floating windows.

Setelah melalui beberapa bulan dalam tahap beta, Google resmi meluncurkan Android 17 untuk perangkat Pixel-nya pekan ini. Rilis ini berbarengan dengan Pixel Drop baru dan pembaruan Wear OS, menyelaraskan perubahan perangkat lunak di seluruh lini ponsel dan jam tangan Google. Namun, perlu dicatat: Android murni yang kita kenal kini bukan lagi pengalaman utama pengguna — di atasnya ada lapisan layanan dan fitur khas Google yang tidak selalu muncul di perangkat Android lain.

Multitasking Jadi Lebih Fleksibel dengan Floating Windows

Salah satu perubahan paling terlihat ada pada sistem multitasking. Android 17 mengembangkan fitur Bubbles yang sudah ada sebelumnya menjadi sesuatu yang lebih sistemik. Di Pixel, aplikasi bisa diluncurkan langsung sebagai jendela mengambang dari ikonnya, lalu diminimalkan menjadi bubble yang tetap melayang di atas konten lain.

Untuk ponsel lipat, bubble-bubble itu bisa disematkan ke bilah khusus yang dirancang untuk perpindahan cepat antar-aplikasi. Idenya sederhana: menjaga percakapan atau tugas sekunder tetap dalam jangkauan di layar yang semakin besar dan fleksibel.

Mode Game untuk Layar Lipat, Tapi Belum Tersedia Sekarang

Pengaruh ponsel lipat juga terasa di sektor gaming. Android 17 menyiapkan fitur yang membagi layar menjadi dua zona: gameplay di atas dan kontrol sentuh di bawah. Saat perangkat dilipat sebagian, bentuknya mulai menyerupai konsol genggam. Fitur ini dirancang untuk mengatasi rasa canggung saat memainkan game ponsel di layar lipat yang persegi. Sayangnya, Google mengatakan mode ini baru akan hadir beberapa bulan lagi.

Penundaan serupa juga berlaku untuk fitur "Pause Point", yang dirancang untuk menginterupsi sesi scroll tanpa akhir. Keduanya masih dalam pengembangan dan dijadwalkan rilis di pembaruan berikutnya.

Rekaman Video Reaksi Langsung Tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

Salah satu tambahan yang langsung bisa digunakan adalah dukungan bawaan untuk merekam video reaksi. Kini, pengguna bisa menampilkan kamera depan mereka di atas konten layar langsung dari sistem perekaman, tanpa perlu aplikasi editing terpisah. Fitur ini menyasar para kreator konten yang kerap membuat video reaksi untuk platform media sosial.

Kontrol Privasi Lebih Ketat: Lokasi Sementara dan Kontak Selektif

Android 17 juga memperketat akses aplikasi ke data sensitif. Pengguna kini bisa memberikan izin lokasi hanya untuk sementara waktu, bukan selamanya. Aplikasi yang meminta akses kontak juga bisa dibatasi hanya pada beberapa entri tertentu, bukan seluruh buku alamat. Di sisi keamanan, fitur "Mark as lost" kini mendukung penguncian biometrik selain PIN, dan percobaan buka kunci yang gagal akan diperlambat lebih agresif.

Gemini Omni dan Lyria 3: AI Tanpa Batas, Tapi Berbayar

Di luar sistem inti, Google terus mengandalkan Pixel Drop untuk menghadirkan kemampuan AI baru. Model Gemini Omni yang diperkenalkan awal tahun ini kini tersedia di aplikasi Gemini untuk pembuatan video, namun masih membutuhkan langganan Gemini Pro atau Ultra. Sementara itu, Lyria 3 menambahkan fitur kreasi musik tanpa perlu berlangganan premium. Strategi ini jelas: fitur besar semakin sering dikirim lewat aplikasi dan layanan, bukan terikat pada upgrade OS tahunan.

Quick Share Makin Dekat dengan AirDrop, Tapi Belum Merata

Quick Share mulai memperluas dukungan untuk protokol AirDrop milik Apple ke lebih banyak perangkat, termasuk ponsel Pixel A-series terbaru. Namun, perbedaan perangkat keras masih membatasi seberapa luas fitur ini bisa digunakan. Sementara itu, Magic Cue — asisten AI on-device bertenaga Gemini Nano — kini diperluas ke aplikasi pihak ketiga seperti Snapchat, Telegram, dan Instagram, meskipun baru muncul secara sporadis.

Wear OS Ikut Diperbarui, Fitur AI Canggih Masih dalam Antrean

Wear OS yang dibangun di atas Android 17 kini mendapat notifikasi langsung dan alat bantu bagi pengembang untuk mengadaptasi widget ponsel ke layar yang lebih kecil. Google juga mengklaim Pixel Watch akan mengalami peningkatan daya tahan baterai yang moderat. Fitur AI yang lebih canggih, termasuk antarmuka Gemini yang didesain ulang dan otomatisasi tugas multi-langkah, masih ada di peta jalan.

Untuk saat ini, Android 17 hanya tersedia di perangkat Pixel dengan chip Tensor, mulai dari Pixel 6 ke atas. Ekosistem Android yang lebih luas — termasuk Samsung dan Motorola — diperkirakan baru akan menerima pembaruan ini akhir tahun nanti. Sekali lagi, sebagian besar fitur baru akan tetap paling terlihat di perangkat Google sendiri, mempertegas betapa terfragmentasinya pengalaman Android "murni" saat ini.

Bagikan
Sumber: techspot.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks