JAWA TENGAH — Model yang paling menarik perhatian adalah MacBook generasi premium yang awalnya diperkirakan bernama MacBook Pro M6. Kini rumor menyebut perangkat itu bisa hadir sebagai MacBook Ultra — nama yang menempatkannya di atas lini MacBook Pro biasa.
Perangkat ini dikabarkan membawa desain industrial yang lebih tipis dan ringan, layar OLED, serta Dynamic Island menggantikan notch saat ini. Yang lebih mengejutkan, Apple disebut akan menambahkan layar sentuh (touchscreen) untuk pertama kalinya di Mac. Jika benar, ini akan menjadi perubahan fundamental dalam ekosistem Mac yang selama ini menolak sentuhan langsung di layar.
Tak hanya itu, rumor juga menyebutkan kehadiran modem seluler C2 buatan Apple, memungkinkan MacBook terhubung ke internet tanpa Wi-Fi. Model ini ditargetkan untuk pengguna setia Mac yang sudah lama menanti gebrakan desain, setelah MacBook Neo sukses menarik pengguna baru ke ekosistem Apple.
Mac Studio dengan M5 Max dan M5 Ultra: Performa AI Jadi Andalan
Mac Studio yang terakhir diperbarui dengan M4 Max dan M3 Ultra lebih dari setahun lalu, kini siap menerima suntikan chip M5 Max dan M5 Ultra yang baru. Tidak ada perubahan desain eksternal yang diharapkan, namun lompatan performa — khususnya untuk beban kerja AI dan komputasi berat — menjadi daya tarik utama.
Model M5 Ultra disebut sangat menarik di tengah pertumbuhan kebutuhan komputasi untuk kecerdasan buatan. Pengguna yang membutuhkan workstation ringkas untuk rendering, machine learning, atau pengeditan video 8K akan diuntungkan dengan model ini.
Mac Mini M5 dan M5 Pro: Komputer Desktop Paling Serbaguna
Mac mini, yang kerap menjadi pilihan pengguna karena harga relatif terjangkau dan fleksibilitasnya, akan mendapat pembaruan chip M5 dan M5 Pro. Seperti Mac Studio, desain fisik diperkirakan tidak berubah.
Minat terhadap Mac mini disebut meningkat berkat penggunaannya sebagai perangkat untuk OpenClaw dan 'Personal Computer' dari Perplexity. Dengan basis pengguna yang semakin beragam — dari developer, server rumahan, hingga AI enthusiast — peningkatan chip saja sudah cukup disambut antusias.
iMac M5 dengan Palet Warna Baru
iMac all-in-one akan naik ke chip M5 sebelum akhir 2025. Model M4 baru dirilis pada akhir 2024, namun Apple disebut sudah menyiapkan palet warna segar untuk iMac M5. Ini mengejutkan karena M4 iMac juga baru mendapatkan warna baru. Spekulasi menyebutkan iMac M5 bisa meminjam opsi warna dari MacBook Neo yang baru dirilis.
Perubahan warna yang cepat ini menunjukkan bahwa Apple menjadikan iMac sebagai lini yang paling ekspresif secara visual di jajaran Mac-nya, selain peningkatan performa prosesor.
Jadwal Rilis dan Rekomendasi Pembelian
Seluruh model diperkirakan meluncur secara bertahap mulai kuartal ketiga hingga keempat 2025. Belum ada konfirmasi harga resmi, namun jika mengacu pada pola sebelumnya, MacBook Ultra kemungkinan akan dibanderol di atas MacBook Pro 16 inci yang saat ini mulai dari USD 2.499 (sekitar Rp 41,2 juta).
Bagi pengguna yang baru berganti ke M4, mungkin tidak perlu terburu-buru. Namun jika Anda masih menggunakan Mac berbasis Intel atau M1, model-model ini layak ditunggu — khususnya MacBook Ultra dengan layar OLED dan sentuhan layar yang bisa mengubah cara Anda bekerja.