Pencarian

Partisipasi Tertinggi Nasional, Program Cek Kesehatan Gratis di Jawa Tengah Dipuji Kemenkes, 10 Juta Warga Terlayani

Kamis, 11 Juni 2026 • 02:50:01 WIB
Partisipasi Tertinggi Nasional, Program Cek Kesehatan Gratis di Jawa Tengah Dipuji Kemenkes, 10 Juta Warga Terlayani
Partisipasi warga Jawa Tengah dalam program Cek Kesehatan Gratis mencapai 10 juta orang, tertinggi di Pulau Jawa.

SEMARANG — Angka partisipasi warga Jawa Tengah dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melesat jauh di atas provinsi lain di Pulau Jawa. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, dari total 42,3 juta penduduk yang terlayani secara nasional, kontribusi Jateng mencapai lebih dari 10 juta orang.

Angka Partisipasi Jateng Jauh di Atas Jatim dan Jabar

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus membeberkan perbandingan capaian antarprovinsi. Jawa Timur, yang menempati posisi kedua, hanya mencatatkan 6,8 juta peserta. Sementara Jawa Barat, dengan jumlah penduduk terbesar, baru mencapai 5,2 juta orang.

"Saya perhatikan jumlah tertinggi tetap di Jawa Tengah. Artinya edukasi ke masyarakat di Jawa Tengah sudah cukup baik," ujar Benjamin dalam rapat yang disiarkan kanal YouTube TVR Parlemen.

Ia menambahkan, keberhasilan ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan akses layanan kesehatan di Jateng berjalan efektif. Capaian tersebut dinilai layak dijadikan contoh bagi provinsi lain yang masih berjuang mengejar target partisipasi.

Inovasi 'Speling' Jadi Motor Penggerak CKG

Di balik tingginya angka partisipasi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan adanya program inovatif yang menjadi katalis. Pemprov Jateng mengintegrasikan program CKG dengan inisiatif bernama Dokter Spesialis Keliling (Speling).

Program Speling merupakan salah satu prioritas Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Melalui program ini, dokter-dokter spesialis diterjunkan langsung ke pelosok desa untuk memberikan layanan gratis.

"Dalam pelaksanaannya juga diintegrasikan dengan program CKG," kata Gubernur Ahmad Luthfi.

RSUD hingga RS Swasta Dikerahkan ke Desa-Desa

Untuk menjangkau wilayah terpencil, Pemprov Jateng tidak hanya mengandalkan rumah sakit milik pemerintah. Seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dilibatkan. Tak berhenti di situ, pihaknya juga menggandeng rumah sakit swasta untuk ikut menerjunkan dokter spesialis.

Langkah ini memastikan warga di daerah yang minim fasilitas kesehatan tetap bisa mengakses layanan spesialis tanpa harus bepergian jauh ke kota. Program CKG yang semula bersifat umum, kini mendapat suntikan tenaga ahli yang memperkuat

Bagikan
Sumber: radartegal.disway.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks