KENDAL — Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia terus mendampingi dan mengawal proses perubahan status ribuan pegawai tersebut. Pendekatan persuasif dilakukan di tingkat pusat maupun daerah untuk mendorong penyelesaian status mereka.
Ketua Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia Edi Wibowo menyatakan, pihaknya telah melakukan audiensi dengan sejumlah pihak di tingkat nasional, termasuk kementerian terkait dan DPR RI. Aliansi Merah Putih juga melakukan pendekatan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Dari pembahasan dengan sejumlah pihak di tingkat pusat itu, penyelesaian pengalihan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu ditargetkan terealisasi pada awal 2027.
"Berdasarkan pembahasan tersebut, penyelesaian pengalihan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu ditargetkan terealisasi pada awal 2027," ujar Edi Wibowo, Rabu (7/10/2026), usai penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Alun-alun Kabupaten Kendal.
Dari total 1.085 PPPK paruh waktu di Kendal, mereka berasal dari berbagai bidang pekerjaan. Mulai dari tenaga guru, tenaga kesehatan (nakes), hingga tenaga teknis.
Selain memperjuangkan perubahan status, aliansi juga mendorong skema pembiayaan gaji PPPK penuh waktu melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pengambilalihan beban gaji dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke APBN menjadi salah satu skema yang diperjuangkan di tingkat pusat.
"Skema ini diharapkan mampu mengatasi kendala keterbatasan anggaran yang kerap dialami pemerintah daerah dalam menyelesaikan status PPPK paruh waktu," katanya.
Di tingkat daerah, Edi berharap Pemerintah Kabupaten Kendal memberikan dukungan terhadap proses pengalihan status tersebut. Dukungan itu dinilai penting agar target perubahan menjadi PPPK penuh waktu pada 2027 dapat terealisasi.
Edi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kendal, khususnya Bupati Kendal, atas perpanjangan masa PPPK paruh waktu pada 2027.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paruh Waktu Indonesia (PWI) Kabupaten Kendal, Ali Subkhan, mengapresiasi koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kendal. Ia mengimbau seluruh anggota PPPK paruh waktu tetap menjaga loyalitas, integritas, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
"Saya mengajak dan berharap kepada teman-teman untuk loyal pada pimpinan, disiplin, tidak hanya waktu absen saja, tetapi disiplin menyelesaikan pekerjaan. Integritas dan dedikasi harus kita jaga," ajaknya.