Sekda Jateng Sumarno Ajak ASN Rawat Persatuan di Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Penulis: Yanto Prasetya  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:16:01 WIB
Sekda Jateng Sumarno memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 mewakili Gubernur Ahmad Luthfi.

SEMARANG — Sumarno bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Rangkaian acara turut diisi pembacaan naskah ikrar untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Menurut Sumarno, Pancasila telah terbukti mampu merajut persatuan, kesatuan, dan kedamaian bagi seluruh golongan, agama, dan suku di Indonesia. Karena itu, persatuan tersebut perlu dijaga dengan baik.

"Pancasila melindungi semua golongan dan semua agama untuk bisa hidup secara damai di Indonesia," kata Sumarno.

Pancasila Dinilai Mampu Bertahan Hadapi Gempuran Globalisasi

Sumarno menilai, di tengah dunia yang bergerak cepat, Pancasila terbukti mampu bertahan menghadapi gempuran globalisasi serta hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia.

Dengan berpedoman pada Pancasila, lanjutnya, pembangunan dapat berjalan sesuai arah dan cita-cita yang ditetapkan para pendiri bangsa.

"Mudah-mudahan ke depan masyarakat lebih mencintai Pancasila sehingga nanti pembangunan di Jawa Tengah dan Indonesia lebih maju lagi dalam koridor persatuan dan kesatuan," ujarnya.

Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Gotong Royong Kunci Pembangunan Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan kekuatan yang lahir dari kearifan lokal masyarakat Indonesia. Salah satunya semangat persatuan dan gotong royong.

Dalam memimpin Jawa Tengah, Ahmad Luthfi selalu menegaskan bahwa kebersamaan dan kolaborasi adalah kunci pembangunan. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat provinsi menjadi momentum pengingat bagi ASN dan warga Jateng untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: indoraya.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top