SEMARANG — Jajaran KONI Jawa Tengah beraudiensi dengan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Kantor Wali Kota Semarang, Selasa (29/9/2026), membahas tahap akhir persiapan Porprov XVII Jateng 2026. Kota Semarang menjadi salah satu tuan rumah utama ajang empat tahunan tersebut.
Ketua Umum KONI Jateng Sujarwanto Dwiatmoko menyebut kirab Api Porprov menjadi rangkaian pembuka yang paling disorot. Api diambil dari Api Abadi Mrapen, lalu diarak melintasi sejumlah daerah sebelum tiba di ibu kota provinsi.
Kirab dimulai 24 Oktober 2026 dengan rute Demak, Salatiga, Kabupaten Semarang, dan Kendal. Sehari berselang, 25 Oktober, kirab dilanjutkan di Kota Semarang dan berakhir di Stadion Jatidiri untuk mengawali seremoni pembukaan pada malam hari.
"Kirab dimulai 24 hingga 25 Oktober. Api Porprov akan diarak di Demak, Salatiga, Kabupaten Semarang, dan Kendal pada 24 Oktober. Selanjutnya, pada 25 Oktober dilanjutkan di Kota Semarang," kata Sujarwanto.
Semarang menjadi pusat pertandingan dengan 29 cabang olahraga. Sebanyak 12 cabang digelar di Salatiga, sembilan di Kabupaten Semarang, delapan di Kendal, dan empat di Demak.
Tiga cabang lain berlangsung di luar Semarang Raya. Balap sepeda digelar di Solo, aeromodeling di Blora, dan gimnastik di Pati.
Total, Porprov XVII Jateng diikuti 10.528 atlet dari 58 cabang olahraga dengan 2.714 medali diperebutkan. Ajang ini juga melibatkan sekitar 3.777 wasit dan panitia.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyambut positif pelaksanaan Porprov. Pemkot Semarang bersama KONI Kota Semarang terus melakukan persiapan, termasuk pembenahan infrastruktur di sekitar venue.
"Yang kami lakukan di antaranya perbaikan infrastruktur, termasuk jalan-jalan yang rusak di sekitar venue, dan persiapan lainnya," ujar Agustina.
Agustina menekankan pentingnya menjadikan kirab Api Porprov dan pembukaan sebagai pesta olahraga yang melibatkan masyarakat. Ia berharap kirab dari Balai Kota Semarang menuju Stadion Jatidiri tidak hanya menjadi seremoni.
"Pekerjaan rumah kita sekarang agar pelaksanaan kirab dan seremoni pembukaan bisa gegap gempita. Masyarakat dapat terlibat dan terhibur," katanya.
"Dari Balai Kota ke Jatidiri, libatkan masyarakat. Jadi kegiatan ini milik seluruh masyarakat, baik kirab maupun pembukaan," tegasnya.
Pembukaan Porprov XVII Jateng dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang pada 25 Oktober 2026. Penutupan digelar di Kabupaten Kendal pada 30 Oktober 2026.