JAWA TENGAH — Rekor pendapatan BTS di panggung Amerika Serikat kembali terpecahkan. Empat stadion besar yang menjadi lokasi tur dunia "Arirang" di Amerika Utara mencatat angka penjualan tiket yang belum pernah terjadi sebelumnya, berdasarkan peringkat terbaru Billboard untuk konser di 30 stadion NFL yang dirilis Kamis lalu.
Allegiant Stadium di Las Vegas memimpin dengan pendapatan sekitar USD49,5 juta atau setara Rp871 miliar dari empat konser pada Mei. Total 246.000 penggemar memadati venue tersebut.
Angka itu mencetak rekor baru bagi Allegiant Stadium, sekaligus melampaui rekor konser BTS sendiri pada 2022 yang kini menempati peringkat kedua.
Rekor pendapatan baru juga tercatat di Raymond James Stadium, Tampa, dengan USD40,7 juta atau sekitar Rp716 miliar. Gillette Stadium di Foxborough menyusul dengan USD28,7 juta atau Rp505 miliar.
Sementara di M&T Bank Stadium, Baltimore, BTS mengantongi USD27,6 juta atau sekitar Rp485 miliar. Keempat venue tersebut sebelumnya belum pernah mencatat pendapatan sebesar ini untuk pertunjukan musik.
Konser BTS di MetLife Stadium, New York, menghasilkan USD31,8 juta atau sekitar Rp559 miliar dan menempati peringkat ketiga dalam daftar Billboard tersebut. Posisi ini menegaskan dominasi grup beranggotakan tujuh orang itu di pasar konser stadion Amerika Serikat.
Billboard merilis peringkat ini berdasarkan data penjualan tiket resmi dari 30 stadion NFL yang menjadi tuan rumah konser sepanjang periode pelaporan.
Tur dunia "Arirang" menjadi rangkaian konser terbesar BTS di Amerika Utara sejauh ini. Pendapatan dari empat stadion saja sudah menembus total lebih dari USD146 juta atau sekitar Rp2,5 triliun.
Pencapaian ini menempatkan BTS sejajar dengan artis global lain yang rutin menggelar tur stadion, seperti Taylor Swift dan Coldplay, yang juga mencatat angka pendapatan besar di venue NFL.
Bagi pasar hiburan Asia, rekor ini menegaskan posisi K-pop sebagai kekuatan ekonomi yang tidak bisa diabaikan, terutama di sektor tur dan penjualan tiket konser berskala internasional.