PSIS Semarang Buka Talent Scouting 2026 untuk Pemain Kelahiran 2006-2007, Seleksi Gratis Langsung Ditangani Widodo Cahyono Putro

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:08:21 WIB
PSIS Semarang membuka seleksi pemain muda kelahiran 2006-2007 secara gratis.

SEMARANG — Klub kebanggaan Kota Semarang, PSIS Semarang, resmi membuka pintu seleksi pemain muda melalui program Talent Scouting 2026. Manajemen mengincar pemain kelahiran 2006 dan 2007 yang memiliki potensi untuk ditempa menjadi bagian dari skuad Mahesa Jenar di Liga 2 musim depan.

Pelatih Kepala Turun Langsung Awasi Seleksi

Yang membuat agenda ini berbeda dari biasanya, seleksi akan ditangani langsung oleh Widodo Cahyono Putro. Pelatih kepala PSIS Semarang itu akan memantau langsung setiap sesi untuk memastikan tidak ada bakat yang terlewatkan.

“Ini bukan sekadar seleksi biasa. Kami ingin membangun fondasi tim yang kuat untuk Liga 2. Widodo Cahyono Putro akan terlibat penuh dalam proses ini,” ujar perwakilan manajemen PSIS Semarang dalam keterangan resmi.

Gratis dan Terbuka untuk Pemain Usia Muda

Manajemen memastikan bahwa proses seleksi ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Peserta hanya perlu memenuhi syarat usia kelahiran 2006 atau 2007 dan memiliki kemampuan dasar sepak bola yang mumpuni.

Langkah ini diambil untuk menjaring pemain segar yang siap bersaing di level profesional. PSIS Semarang butuh amunisi baru setelah turun kasta ke Liga 2 musim 2026/2027.

Persiapan Matang untuk Liga 2 Musim Depan

Talent scouting ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PSIS Semarang. Klub tidak ingin hanya sekadar ikut kompetisi, tetapi tampil kompetitif sejak awal musim.

Dengan melibatkan langsung pelatih kepala di tahap seleksi, diharapkan pemain yang lolos nantinya sudah sesuai dengan kebutuhan taktik tim. Widodo Cahyono Putro dikenal sebagai pelatih yang jeli melihat potensi pemain muda.

Para pemain yang berminat diminta untuk terus memantau kanal resmi PSIS Semarang guna mendapatkan informasi detail mengenai tanggal, lokasi, dan persyaratan administrasi seleksi.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top