JAWA TENGAH — Dua tim yang sama-sama mengantongi tiga poin harus saling sikut untuk memperebutkan posisi puncak klasemen. Pemenang laga nanti dipastikan melaju ke babak 16 besar dengan koleksi enam poin. Namun, jalan menuju kemenangan diprediksi tidak akan mulus bagi kedua kesebelasan.
Jurnalis Abdul Susila menyoroti situasi internal yang membayangi pemain Korea Selatan. Isu soal wajib militer yang menjadi 'bisik-bisik' di ruang ganti disebut mengganggu konsentrasi skuad asuhan pelatih Hong Myung-bo.
"Ada perasaan tidak nyaman yang membuat psikologis pemain terganggu," tulis Abdul dalam analisisnya. Situasi ini dinilai akan menjadi celah yang dimanfaatkan Meksiko untuk tampil agresif sejak menit awal. Kehadiran duet Raul Jimenez dan Pbed Vargas di lini depan El Tri disebut sebagai senjata utama untuk menekan pertahanan Korea.
Abdul memprediksi Korea Selatan akan tumbang dengan skor tipis 0-1 atau 1-2.
Di sisi lain, M Rizki H justru optimistis Korea Selatan mampu membungkam tuan rumah. Meski bermain di kandang lawan, semangat juang Taegeuk Warriors disebut tengah berada di puncak setelah kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Ceko.
Meksiko sendiri datang dengan modal kemenangan bersih 2-0 atas Afrika Selatan. Namun, Rizki menilai lini belakang Meksiko masih bisa ditembus oleh kecepatan sayap Korea. "Saya memprediksi Korea Selatan akan mengalahkan Meksiko 2-1," ujarnya.
Berbeda dengan dua rekan lainnya, Putra Permata Tegar Idaman memilih skenario yang lebih ketat. Ia melihat Meksiko akan menghadapi ujian berat, namun kualitas individu pemain seperti Raul Jimenez tetap menjadi pembeda.
Menurut Putra, laga akan berjalan sengit dengan sedikit peluang. "Meksiko menang 1-0 di akhir laga," prediksinya. Skenario ini menempatkan El Tri sebagai tim yang lebih efisien dalam memanfaatkan peluang di tengah tekanan psikologis lawan.
Pertandingan ini menjadi penentu awal bagi kedua tim untuk mengamankan tempat di babak gugur. Siapa pun yang mampu mengelola tekanan dan memanfaatkan kelemahan lawan, dialah yang akan melaju.