SOLO — Para calon perwira polisi itu tidak hanya belajar prosedur kepolisian di lapangan, tetapi juga merasakan langsung interaksi sosial dengan masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari pembentukan karakter kepemimpinan mereka.
Bantuan logistik yang diserahkan terdiri dari kebutuhan pokok yang sangat vital bagi para penghuni. Beras, telur, minyak goreng, dan susu dipilih karena menjadi bahan utama dalam menunjang asupan gizi para lansia setiap hari.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban pengurus panti dan memberikan kebahagiaan bagi para ibu dan bapak di sini,” ujar salah satu perwakilan taruna dalam keterangannya.
Latihan kerja di Polresta Solo dirancang untuk membekali taruna dengan pengalaman praktis. Selain menangani tugas-tugas kepolisian, mereka juga didorong untuk peka terhadap kondisi sosial di sekitar.
Kegiatan ini menjadi momen langka bagi para taruna untuk belajar langsung tentang kerendahan hati dan pengabdian. Mereka tampak antusias berinteraksi dan membantu membersihkan area panti sebelum menyerahkan bantuan.
Pihak pengelola Panti Jompo Aisyiyah menyambut hangat kedatangan para taruna. Kehadiran mereka tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga semangat dan perhatian yang sangat berarti bagi para penghuni yang jarang dikunjungi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar memberi dampak langsung bagi warga Solo yang membutuhkan.