Pemkot Semarang Buka SPMB 2026, Wali Kota Agustina Sediakan 6.000 Kursi Sekolah Gratis untuk Perluas Akses Pendidikan

Penulis: Xander Situmorang  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 10:31:01 WIB
Wali Kota Agustina membuka SPMB 2026 dengan menyediakan 6.000 kursi sekolah gratis di Semarang.

SEMARANG — Sebanyak 6.000 kursi pendidikan gratis disiapkan Pemkot Semarang dalam pembukaan SPMB 2026. Langkah ini menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Agustina Wilujeng untuk memastikan setiap anak di ibu kota Jawa Tengah itu bisa mengenyam pendidikan tanpa terbebani biaya.

6.000 Kursi Tersebar di 16 Kecamatan

Kursi gratis tersebut dialokasikan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMP. Dinas Pendidikan Kota Semarang mencatat, kuota terbesar diberikan untuk jenjang SMP, mengingat tingginya angka lulusan SD setiap tahun.

"Kami ingin tidak ada lagi anak di Semarang yang putus sekolah karena alasan biaya. Enam ribu kursi ini adalah komitmen nyata Pemkot," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, dalam konferensi pers, Selasa (21/5).

Pendaftaran Mulai 8 Juni 2026

SPMB 2026 akan dibuka secara serentak pada 8 Juni 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi yang disediakan Pemkot Semarang. Orang tua atau wali murid diminta menyiapkan dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga dan akta kelahiran.

Bagi warga yang tidak memiliki akses internet, Pemkot menyediakan posko pendaftaran di setiap kelurahan. Petugas akan membantu proses administrasi secara langsung.

Syarat Calon Murid: Domisili dan Usia

Pemkot menetapkan sejumlah persyaratan utama. Calon murid wajib berdomisili di Kota Semarang yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga minimal satu tahun terakhir. Untuk jenjang SD, usia minimal 6 tahun per 1 Juli 2026. Sementara untuk SMP, calon murid harus memiliki ijazah atau surat keterangan lulus dari SD.

Prioritas diberikan kepada anak dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pemkot juga mengalokasikan kuota khusus bagi anak penyandang disabilitas.

Mengapa Pemkot Semarang Perluas Akses Pendidikan?

Langkah ini merupakan respons atas masih adanya angka putus sekolah di Semarang. Data Dinas Pendidikan menunjukkan, setiap tahun ada sekitar 200 anak usia sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi. Dengan adanya 6.000 kursi gratis, Pemkot berharap angka tersebut bisa ditekan drastis.

Wali Kota Agustina menegaskan, pendidikan adalah prioritas utama. "Kami ingin Semarang menjadi kota yang cerdas dan berdaya saing. Tidak boleh ada satu anak pun yang tertinggal hanya karena biaya," katanya.

Jadwal dan Mekanisme Seleksi

Pendaftaran SPMB 2026 berlangsung selama dua pekan, mulai 8 hingga 22 Juni 2026. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 5 Juli 2026. Jika jumlah pendaftar melebihi kuota, seleksi dilakukan berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah dan prioritas DTKS.

Pemkot mengimbau orang tua tidak tergiur calo atau pungutan liar. Semua proses SPMB gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Laporan terkait praktik percaloan bisa disampaikan ke call center Dinas Pendidikan di 1500-456.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: radarsemarang.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top