Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Terseret Kasus Jual Beli Titik Dapur MBG, Keluar Kejagung Pakai Rompi Pink

Penulis: Vino Bastian  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 18:04:22 WIB
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana keluar dari Kejaksaan Agung mengenakan rompi tahanan warna pink.

JAKARTA — Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana keluar dari Gedung Kejaksaan Agung Jakarta sekitar pukul 17.10 WIB, Rabu (3/6). Ia mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda atau pink, dan langsung masuk ke mobil tahanan tanpa melayani pertanyaan wartawan.

Penampilan Dadan sore itu kontras dengan jabatan yang sebelumnya ia emban. Pria yang baru sehari lalu dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto itu terlihat tertunduk lesu saat digiring aparat.

Dua Wakil Kepala BGN Juga Dicopot

Pencopotan Dadan bukan satu-satunya. Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo juga mencopot Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung dari posisi Wakil Kepala BGN pada malam yang sama. Keputusan ini diambil setelah presiden mendengar laporan terkait permasalahan di BGN dari berbagai sumber.

Dugaan Praktik Jual Beli Titik Dapur MBG

KSP Dudung Abdurachman mengaku mendapat informasi bahwa pencopotan Dadan berkaitan dengan dugaan jual beli titik dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Ya, saya pun dapat informasi seperti itu," kata Dudung kepada wartawan usai mengikuti rapat kerja di kompleks parlemen, Jakarta, mengutip Antara, Rabu (3/6).

Dudung menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah mendengar informasi terkait permasalahan BGN sejak lama. Dugaan ini menjadi dasar penggeledahan yang dilakukan kejaksaan di Gedung BGN pada pagi hari sebelum Dadan dibawa ke Kejagung.

Penggeledahan di Gedung BGN dan Proses Hukum

Sebelum penangkapan, aparat kejaksaan melakukan penggeledahan di Gedung BGN, Jakarta, pada Rabu pagi. Langkah ini merupakan bagian dari penyelidikan dugaan korupsi yang menjerat mantan kepala lembaga tersebut. Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Agung belum merilis detail barang bukti yang disita maupun konstruksi perkara secara resmi.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan pemerintahan Prabowo Subianto kini menghadapi ujian serius. Dugaan jual beli titik dapur menimbulkan pertanyaan besar di publik: sejauh mana praktik ini merugikan negara dan mengganggu distribusi gizi bagi anak-anak sekolah yang menjadi sasaran program.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top