HUT ke-179 Boyolali, Bupati Minta Ganti Karangan Bunga dengan Donasi Bibit Pohon, Ini Rangkaian Acaranya

Penulis: Yanto Prasetya  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 16:27:02 WIB
Bupati Boyolali mengimbau penggantian karangan bunga dengan donasi bibit pohon pada HUT ke-179 Boyolali.

BOYOLALI — Bupati Boyolali menerbitkan imbauan resmi yang mengubah tradisi perayaan ulang tahun daerah. Alih-alih memadati area kantor dengan karangan bunga ucapan selamat, pihak-pihak yang ingin memberi apresiasi diminta menyalurkannya dalam bentuk bibit pohon.

Bibit Pohon Jadi Alternatif Karangan Bunga

Imbauan itu ditujukan kepada instansi kedinasan, sektor swasta, hingga lembaga kemasyarakatan. Keputusan ini diambil untuk menekan pengeluaran yang tidak produktif dan mengarahkan anggaran pada kegiatan yang lebih bermanfaat bagi lingkungan.

Bupati menilai, karangan bunga hanya bertahan beberapa hari dan tidak memiliki dampak jangka panjang. Sementara itu, bibit pohon yang ditanam akan memberikan manfaat ekologis selama bertahun-tahun.

Rangkaian Acara: Kirab Budaya hingga Soto Gratis

HUT ke-179 Boyolali tetap dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Salah satu yang paling dinantikan adalah kirab budaya yang akan menampilkan tradisi dan kesenian lokal dari berbagai kecamatan.

Selain itu, panitia juga menyediakan soto gratis bagi warga yang hadir. Acara ini menjadi momen untuk mempererat kebersamaan masyarakat Boyolali setelah berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir.

Mengapa Imbauan Ini Muncul Sekarang?

Langkah mengganti karangan bunga dengan donasi bibit pohon bukan sekadar penghematan. Ini merupakan bagian dari program penghijauan Pemkab Boyolali yang berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, daerah tersebut gencar melakukan reboisasi di lahan kritis dan bantaran sungai. Dengan melibatkan partisipasi publik melalui momen HUT, pemerintah berharap kesadaran warga terhadap lingkungan ikut terdongkrak.

Dampak Langsung bagi Warga

Bibit pohon yang terkumpul nantinya akan didistribusikan ke desa-desa dan titik-titik yang membutuhkan penghijauan. Warga di sekitar lokasi penanaman juga akan dilibatkan dalam perawatan pohon tersebut.

Pemkab Boyolali berharap, tradisi baru ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Mengubah kebiasaan seremonial menjadi aksi nyata yang berdampak langsung pada lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Kirab budaya dan pembagian soto gratis tetap menjadi daya tarik utama perayaan tahun ini. Namun, pesan lingkungan yang diusung pemerintah justru menjadi nilai lebih HUT ke-179 Boyolali.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top