Meta Resmi Luncurkan Paket Berlangganan Berbayar untuk Instagram, WhatsApp, dan Facebook, Mulai Rp 53 Ribu

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 10:31:01 WIB
Meta meluncurkan paket berlangganan berbayar untuk Instagram, WhatsApp, dan Facebook dengan harga mulai Rp 53 ribu per bulan.

JAWA TENGAH — Meta resmi merilis tiga paket berlangganan: Instagram Plus, Facebook Plus, dan WhatsApp Plus. Masing-masing dibanderol dengan harga berbeda. Instagram Plus dan Facebook Plus dijual seharga USD 3,99 per bulan (sekitar Rp 71 ribu), sementara WhatsApp Plus lebih murah di USD 2,99 per bulan (sekitar Rp 53 ribu).

Setiap paket menawarkan fitur yang dirancang sesuai karakteristik aplikasi. Untuk Instagram Plus, pengguna bisa melihat jumlah penonton ulang Story secara keseluruhan, memperpanjang durasi Story lebih dari 24 jam, serta mengintip Story tanpa muncul dalam daftar penonton. Fitur lain termasuk reaksi animasi Super Heart, kustomisasi ikon aplikasi, font khusus untuk bio profil, dan lebih banyak pin untuk profil.

Facebook Plus membawa deretan fitur serupa. Sementara WhatsApp Plus lebih fokus pada personalisasi perpesanan: tema aplikasi, ringtone khusus, stiker premium, lebih banyak chat yang bisa disematkan, dan kustomisasi daftar obrolan.

Meta One: Paket Premium untuk Kreator dan Pengguna AI

Selain paket per aplikasi, Meta mulai menguji coba layanan berlangganan terintegrasi bernama Meta One. Paket ini terdiri dari dua tingkatan: Plus seharga USD 7,99 per bulan dan Premium seharga USD 19,99 per bulan. Uji coba terbatas akan dimulai bulan depan di Singapura, Guatemala, dan Bolivia.

Meta One dirancang untuk kreator, pelaku bisnis, dan pengguna AI. Meski Meta AI tetap gratis, pelanggan Meta One mendapat akses ke penalaran yang lebih dalam serta kemampuan image dan video generation yang lebih banyak. Head of Product Meta, Naomi Gleit, dalam unggahan di Instagram mengatakan perusahaan akan menambahkan lebih banyak fitur ke depannya, seperti dikutip dari TechCrunch, Kamis (28/5/2026).

Mengapa Meta Mengubah Model Bisnisnya?

Langkah ini menandai perubahan strategi signifikan bagi Meta. Selama dua dekade, perusahaan mengandalkan pendapatan iklan sebagai sumber utama. Namun, tekanan regulasi privasi data di Eropa dan Amerika Serikat, ditambah persaingan dari platform seperti TikTok dan Telegram, mendorong Meta mencari aliran pendapatan alternatif.

Paket berbayar ini juga menjadi respons terhadap tuntutan pengguna yang menginginkan kontrol lebih besar atas pengalaman mereka. Di Indonesia, di mana pengguna aktif smartphone mencapai lebih dari 190 juta jiwa, langganan berbayar bisa menjadi segmen kecil namun menguntungkan—terutama bagi kreator konten dan profesional yang membutuhkan fitur eksklusif.

Apa Dampaknya bagi Pengguna Indonesia?

Bagi pengguna individu, opsi berbayar ini sepenuhnya sukarela. Layanan dasar Instagram, WhatsApp, dan Facebook tetap gratis. Namun, pelaku bisnis digital dan startup perlu mencermati: fitur eksklusif seperti analitik Story dan kustomisasi profil bisa menjadi alat pemasaran yang lebih efektif.

Belum ada kepastian kapan paket berlangganan ini akan tersedia di Indonesia. Meta masih dalam tahap uji coba di beberapa negara. Namun, melihat besarnya basis pengguna di Asia Tenggara, bukan tidak mungkin Indonesia masuk dalam gelombang rollout berikutnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah WhatsApp, Instagram, dan Facebook akan menjadi aplikasi berbayar penuh?
Tidak. Meta menegaskan bahwa layanan dasar tetap gratis. Paket berbayar bersifat opsional dan hanya menambahkan fitur eksklusif bagi pelanggan.

Kapan paket ini tersedia di Indonesia?
Belum ada jadwal resmi untuk Indonesia. Saat ini, Meta baru menguji coba Meta One di Singapura, Guatemala, dan Bolivia. Paket Plus per aplikasi juga belum diumumkan jadwal ekspansinya secara global.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top