KAB. SEMARANG — PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) memproyeksikan volume lalu lintas exit selama periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih mencapai 104.285 kendaraan. Angka itu naik 11 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2025.
Untuk entrance, jumlah kendaraan diperkirakan mencapai 100.599 unit atau meningkat 10 persen dari tahun lalu. Puncak arus komuter diprediksi terjadi pada 16 Mei 2026 dengan lalu lintas exit sebanyak 28.540 kendaraan dan entrance 27.763 kendaraan.
Antisipasi antrean dilakukan dengan menyiagakan Gardu Oblique Approach Booth (OAB) di tiga titik. Gardu tambahan ini berfungsi mempercepat transaksi saat volume kendaraan melonjak di gerbang utama.
Gardu OAB siap dioperasikan sewaktu-waktu jika terjadi peningkatan kepadatan di gerbang utama.
PT JSN juga memastikan kesiapan fasilitas pengisian daya untuk kendaraan listrik. Total 78 nozzle SPKLU tersebar di Rest Area KM 519, KM 538, dan KM 575 jalur A (arah Surabaya) dan jalur B (arah Jakarta).
Langkah ini menyasar pengguna mobil listrik yang diprediksi meningkat selama libur panjang.
Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan, mengimbau pengguna jalan tol memastikan kondisi kendaraan prima sebelum berangkat. "Saldo uang elektronik cukup dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan," ujar Mery dalam keterangan resmi.
Ia juga mengingatkan pengemudi untuk beristirahat di rest area jika lelah dan menaati peraturan lalu lintas di jalan tol.