JAWA TENGAH — Brasil nyaris tersingkir lebih awal. Jepang unggul lebih dulu lewat gol cepat Daichi Kamada pada menit ke-12. Namun, pasukan Dorival Junior bangkit di babak kedua dan membalikkan keadaan.
Vinicius Junior menyamakan skor pada menit ke-58. Umpan silang Raphinha dari sisi kanan diselesaikan pemain Real Madrid itu dengan sepakan voli. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal habis.
Di masa injury time, Martinelli muncul sebagai pahlawan. Pemain Arsenal itu memanfaatkan kemelut di kotak penalti Jepang. Tendangan kaki kirinya dari jarak dekat tak mampu dihalau kiper Keisuke Osako. Gol terjadi pada menit 90+4.
Hasil ini membawa Brasil ke puncak klasemen Grup F dengan tujuh poin dari tiga laga. Jepang harus puas di posisi ketiga dengan empat poin dan gagal melaju ke fase gugur. Kroasia menjadi runner-up grup setelah mengalahkan Kamerun 2-0 di laga bersamaan.
"Saya katakan kepada pemain saat jeda: kami tidak pantas kalah. Kami harus percaya sampai akhir," ujar Dorival Junior dalam konferensi pers usai laga. "Martinelli menunjukkan kelasnya. Dia pemain yang tenang di momen kritis."
Brasil selanjutnya akan menghadapi Argentina di babak 16 besar. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (6/7) pekan depan. Ini jadi ujian berat bagi tim Samba yang belum tampil konsisten sepanjang turnamen.