Review Google Home Speaker vs Nest Mini: Speaker AI Lebih Besar, Tapi Suara Masih Bermasalah

Penulis: Vino Bastian  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:27:01 WIB
Google Home Speaker hadir dengan desain lebih besar dan kabel USB-C terintegrasi.

JAWA TENGAH — Google akhirnya memperkenalkan penerus Nest Mini yang sudah enam tahun berusia. Namanya sederhana: Google Home Speaker. Perangkat ini diposisikan sebagai cara termudah dan termurah untuk menghadirkan Gemini ke dalam rumah pintar Anda. Tapi, apakah upgrade ini benar-benar signifikan?

Desain: Lebih Besar, Tapi Kabel Bikin Greget

Secara visual, Google Home Speaker masih mempertahankan DNA desain pendahulunya. Google tetap menggunakan material kain dan profil yang mungil, meski perangkat baru ini beberapa inci lebih tinggi dari Nest Mini. Dari atas, ukurannya hampir sama, dan kontrol volume masih menggunakan ketukan di sisi kanan atau kiri.

Namun, ada satu perubahan desain yang cukup mengganggu. Google memilih menyatukan kabel USB-C langsung ke bodi speaker, bukan ke adaptor daya seperti pada Nest Mini. Artinya, Anda tidak bisa mengganti kabel dengan yang lebih panjang. Lebih menjengkelkan lagi, klip kabel yang selalu ada di setiap Nest Speaker sebelumnya kini hilang. "Shame!" tulis reviewer dalam video aslinya.

Karena ukuran dan bobotnya yang bertambah, speaker ini tidak bisa ditempel di dinding. Anda harus menyediakan rak atau tempat khusus di meja dapur untuk menaruhnya.

Performa Gemini: Lebih Gesit Berkat Chip Khusus

Dari segi software, pengalaman asisten dasar di kedua perangkat identik di atas kertas, asalkan Anda sudah mendaftar Early Access Gemini. Namun, perbedaan besar ada pada kecepatan pemrosesan. Google Home Speaker dibekali chip machine learning onboard yang memproses perintah umum secara lokal.

Hasilnya terasa nyata. Perangkat baru ini mendengarkan, memproses, dan memutar musik jauh lebih cepat. Anda jarang akan melihat jeda frustrasi yang kadang muncul di Nest Mini saat menangani pertanyaan kompleks. Nest Mini sangat bergantung pada pemrosesan cloud, yang sering menyebabkan keterlambatan kecil antara perintah "matikan lampu" dengan eksekusinya.

Konektivitas: Jadi Otak Rumah Pintar yang Lebih Canggih

Bodi yang lebih besar memberi ruang untuk protokol konektivitas yang lebih tangguh. Google Home Speaker berfungsi sebagai border router penuh untuk Matter dan Thread. Ini membantu lampu pintar, kunci pintu, dan sensor Anda berkomunikasi langsung tanpa perlu hub terpisah. Nest Mini memang bisa berpartisipasi dalam jaringan ini, tapi tidak menawarkan fondasi jaringan yang sekuat model barunya.

Kualitas Suara: Bass Lebih Berasa, Tapi Ada Lumpur di Dalamnya

Ini adalah titik paling kontroversial. Setelah enam tahun, Anda mungkin berharap lompatan kualitas audio sangat drastis. Kenyataannya, Google Home Speaker memiliki keanehan audio yang mengurangi kenikmatan.

Menggunakan pengaturan EQ menjadi keharusan. Setelan 40 untuk bass dan 80 untuk treble membantu menjernihkan headroom di sebagian besar musik. Masalahnya, banyak artefak "lumpur" yang tertinggal dari amplifikasi low-end yang coba dilakukan Google dengan driver baru. Bass memang bertambah, dan getarannya bisa terasa di ujung jari, tapi kebersihan suaranya masih perlu dipertanyakan.

Pilihan Warna dan Ketersediaan

Nest Mini hadir dalam berbagai warna kalem untuk menyatu dengan dekorasi ruangan. Google Home Speaker sebagian besar hanya menawarkan warna netral, dengan satu pilihan berani: Berry. Sayangnya, opsi warna Jade dan Berry hanya tersedia di pasar Amerika Serikat.

Satu hal yang patut diapresiasi adalah reaksi lampu LED di bagian bawah speaker. Saat diajak bicara, cincin LED menyala dengan skema warna ikonik Google, lalu berubah biru saat mendengarkan dan merespon. Pola ini meniru LED pada Nest Mini, termasuk menyala oranye saat mode bisu diaktifkan.

Kesimpulan

Google Home Speaker jelas lebih unggul dalam kecepatan pemrosesan dan kemampuan smart home berkat dukungan Thread dan Matter. Namun, untuk urusan audio, speaker ini belum memberikan peningkatan yang memuaskan. Jika prioritas utama Anda adalah suara jernih untuk musik, mungkin perlu menunggu atau mempertimbangkan opsi lain. Tapi jika Anda ingin otak rumah pintar yang cepat dan siap dengan ekosistem Gemini, Google Home Speaker adalah pilihan yang layak.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top