Wali Kota Solo Respati Ardi Pasang Baliho Lowongan Kerja Ber-QR Code di Depan Disnaker, Peluang hingga Jepang Bisa Diakses Warga

Penulis: Usman Harun  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 14:21:31 WIB
Wali Kota Solo Respati Ardi memasang baliho lowongan kerja berbasis QR Code di depan Kantor Disnaker Surakarta.

SOLO — Wali Kota Surakarta Respati Ardi memasang baliho lowongan kerja berbasis QR Code di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surakarta, Senin (23/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari penguatan program Rumah Siap Kerja yang digagas Pemkot Surakarta untuk mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Peluang Kerja dari Solo hingga Jepang Bisa Diakses Seketika

Respati menjelaskan, baliho tersebut memuat beragam informasi lowongan kerja yang tersedia. Warga cukup memindai QR Code menggunakan ponsel untuk melihat daftar pekerjaan sesuai kemampuan dan latar belakang pendidikan masing-masing.

“Banyak sekali lowongan kerja yang tersedia. Masyarakat tinggal memindai QR Code dan memilih pekerjaan sesuai kemampuan serta latar belakang pendidikan masing-masing,” tuturnya.

Peluang kerja yang ditawarkan tidak hanya berasal dari Solo dan berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga mencakup kesempatan bekerja di luar negeri, khususnya Jepang. Disnaker Solo juga membuka layanan konsultasi dan pendampingan bagi warga yang masih kesulitan menentukan pilihan pekerjaan.

Disnaker Bukan Sekadar Administrasi, tapi Pusat Informasi dan Pelatihan

Respati menegaskan peran Disnaker tidak hanya sebagai lembaga pelayanan administrasi ketenagakerjaan. Menurutnya, instansi itu harus menjadi pusat informasi, pelatihan, dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi dan memperoleh pekerjaan.

“Kalau masih bingung mencari pekerjaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan datang langsung ke Disnaker. Petugas kami siap membantu,” katanya.

Dana Rp2 Miliar dari Kemendagri untuk Pelatihan Kerja

Untuk memperkuat program tersebut, Pemkot Surakarta akan memanfaatkan penghargaan senilai Rp2 miliar dari Kementerian Dalam Negeri yang diterima atas keberhasilan menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Dana itu akan dialokasikan untuk berbagai program pelatihan kerja yang dirancang sesuai kebutuhan industri dan diarahkan langsung pada penempatan kerja.

“Hadiah dari Kemendagri sebesar Rp2 miliar akan kami gunakan untuk membuka lebih banyak pelatihan kerja yang memiliki orientasi penempatan kerja yang jelas,” jelas Respati.

Beberapa pelatihan yang tengah disiapkan antara lain pelatihan bahasa Jepang, administrasi komputer, dan berbagai keterampilan lain yang dibutuhkan dunia kerja saat ini. Program Rumah Siap Kerja juga dirancang inklusif dengan memberikan akses yang sama kepada penyandang disabilitas untuk memperoleh informasi, pelatihan, maupun kesempatan kerja.

Target: Solo Jadi Kota yang Membuka Jalan bagi Pencari Kerja

Respati berharap keberadaan baliho lowongan kerja berbasis QR Code dan penguatan Rumah Siap Kerja dapat menjadi jembatan yang mempertemukan pencari kerja, dunia industri, lembaga pelatihan, serta perusahaan penyedia lapangan kerja.

“Kami ingin memastikan setiap warga Solo memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Solo harus menjadi kota yang membuka jalan bagi masyarakat untuk tumbuh, berkarya, dan sejahtera,” pungkasnya.

Reporter: Usman Harun
Sumber: mettanews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top