KARANGANYAR — Kecelakaan tunggal yang melibatkan bus Sumber Berlian Jaya terjadi di kawasan wisata Ngargoyoso, Karanganyar, pada Senin lalu. Kendaraan yang membawa puluhan penumpang itu diduga kehilangan kendali setelah sistem pengereman tidak berfungsi dengan baik saat melintasi jalan menurun.
Bus tersebut akhirnya menabrak sebuah warung milik warga di pinggir jalan sebelum berhenti. Benturan keras membuat bagian depan kendaraan ringsek dan sejumlah penumpang mengalami cedera.
Total korban luka dalam peristiwa ini mencapai 22 orang. Mereka langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit dan puskesmas terdekat. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
“Sopir bus diduga tidak bisa mengendalikan kendaraan karena rem tidak berfungsi. Kendaraan kemudian meluncur dan menabrak warung,” ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.
Kecelakaan terjadi saat bus tengah melaju dari arah kawasan wisata menuju pusat Kota Karanganyar. Jalan di kawasan Ngargoyoso dikenal memiliki kemiringan cukup curam dan tikungan tajam, yang kerap menjadi tantangan bagi kendaraan besar.
Beberapa saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa bus melaju dengan kecepatan yang tidak wajar sebelum akhirnya oleng dan menabrak bangunan. Dugaan sementara, rem kendaraan sudah tidak berfungsi sejak dari jalur puncak.
Petugas dari Satlantas Polres Karanganyar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa kondisi teknis bus. Pemeriksaan meliputi sistem pengereman, kondisi mesin, serta kelengkapan administrasi kendaraan.
Sopir bus juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim teknis.
Warung yang ditabrak bus mengalami kerusakan parah. Pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah. Bangunan semi permanen itu hancur setelah dihantam bodi bus yang meluncur tanpa kendali.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi bus masih berlangsung dengan bantuan derek. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat dan kini mulai normal kembali.
Kecelakaan bus di jalur menurun Ngargoyoso menjadi pengingat akan pentingnya pengecekan kondisi kendaraan, terutama bagi angkutan umum yang melayani rute pegunungan. Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi untuk selalu memastikan rem dalam kondisi prima sebelum melintasi jalur ekstrem.