Pawai Taaruf 15.000 Santri Meriahkan Tahun Baru Islam di Wonosobo, Bupati Afif Tekankan Pendidikan Karakter

Penulis: Xander Situmorang  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 20:56:01 WIB
santri mengikuti Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Wonosobo sebagai wujud semangat belajar Alquran.

WONOSOBO — Iringan rebana dan lantunan shalawat menggema di pusat kota saat ribuan santri berjalan kaki dalam pawai yang berlangsung sejak pagi. Mereka berasal dari Taman Pendidikan Alquran (TPA), madrasah, dan pondok pesantren se-Kabupaten Wonosobo.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, hadir langsung melepas peserta pawai. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar seremonial.

"Semarak Muharram menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali kecintaan terhadap Alquran sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda," ujar Afif di hadapan peserta dan masyarakat yang memadati alun-alun.

Pendidikan Alquran Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Bupati Afif menekankan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kualitas moral dan akhlak masyarakat menjadi penentu utama.

"Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas moral dan akhlak masyarakatnya," kata dia.

Pemkab Wonosobo berkomitmen terus mendorong penguatan pendidikan keagamaan. Salah satu program prioritas yang disebutkan adalah peningkatan kemampuan baca tulis Alquran bagi anak-anak usia sekolah.

Partisipasi 15.000 Santri Bukti Semangat Belajar Alquran

Ketua Badko LPQ Kabupaten Wonosobo, Soleh Rosyadi, mengapresiasi dukungan Pemkab terhadap pengembangan pendidikan Alquran. Ia menyebut tingginya partisipasi peserta menjadi indikator positif.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Wonosobo yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan Alquran," ungkap Soleh.

Menurut Soleh, partisipasi sekitar 15.000 peserta dari berbagai lembaga pendidikan Alquran menunjukkan bahwa semangat pembelajaran dan pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Wonosobo terus tumbuh secara baik.

Pawai Jadi Wadah Syiar dan Penguatan Ukhuwah

Pawai Ta’aruf ini menjadi salah satu rangkaian Hari Jadi Wonosobo ke-201 yang mengusung tema "Nyawiji Makarti, Wonosobo Loh Jinawi". Tema tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu mewujudkan daerah yang sejahtera dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Wonosobo berharap nilai-nilai hijrah tidak hanya menjadi slogan. Masyarakat diharapkan mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas ibadah, penguatan persaudaraan, serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Soleh menambahkan, Semarak Muharram tahun ini menjadi wadah syiar Islam dan penguatan ukhuwah bagi masyarakat Wonosobo. "Semarak Muharram tahun ini menjadi salah satu rangkaian Hari Jadi Wonosobo ke-201 sekaligus wadah syiar Islam dan penguatan ukhuwah bagi masyarakat," pungkasnya.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: jateng.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top