Pemprov Jateng Tambah Koridor Baru Trans Jateng 2027, Rute Magelang-Temanggung Siap Layani Warga dengan 14 Bus

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:31:49 WIB
Pemprov Jateng siapkan koridor baru Trans Jateng rute Magelang-Temanggung dengan 14 bus mulai Agustus 2027.

MAGELANG — Warga di tiga daerah di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Temanggung, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang, bakal menikmati layanan transportasi umum baru pada Agustus 2027. Pemprov Jawa Tengah melalui Dinas Perhubungan merencanakan koridor baru Trans Jateng yang akan melayani rute pulang-pergi dari Temanggung hingga Magelang, dengan total 14 armada bus yang siap beroperasi setiap hari.

Mengapa Rute Ini Baru Sekarang Dihidupkan Kembali?

Kepala Dishub Jateng Arief Djatmiko mengatakan, kesepakatan bersama antar daerah ini menjadi pedoman penyelenggaraan Angkutan Aglomerasi Perkotaan yang selama ini belum maksimal. “Kesepakatan bersama ini untuk mengetahui peran masing-masing daerah serta akan menghidupkan kembali sistem transportasi terintegrasi secara subregional maupun nasional,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Selama ini, koridor Magelang-Purworejo yang sudah beroperasi ternyata belum cukup menjangkau wilayah utara, yaitu Temanggung. Dengan adanya rute baru ini, warga yang biasa bergantung pada kendaraan pribadi atau angkutan informal kini punya opsi lebih murah dan terjadwal.

Integrasi dengan Angkutan Sekolah dan Tempat Wisata

Yang menarik, layanan Trans Jateng ini tidak berjalan sendiri. Arief menyebut bahwa Kabupaten dan Kota Magelang sudah memiliki angkutan sekolah gratis yang akan diintegrasikan dengan bus Trans Jateng. “Rute ke tempat wisata juga akan diintegrasikan,” katanya.

Ini berarti, pelajar yang selama ini diantar-jemput dengan bus sekolah bisa langsung nyambung ke koridor utama Trans Jateng tanpa perlu ganti kendaraan dua kali. Begitu pula wisatawan yang hendak ke kawasan Candi Borobudur atau lereng Gunung Sumbing, bisa memanfaatkan layanan ini.

Berapa Banyak Armada Trans Jateng Sekarang?

Saat ini, Trans Jateng sudah mengoperasikan 115 unit bus yang tersebar di tujuh koridor. Wilayah pengembangannya meliputi Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Semarang, Purwodadi), Solo Raya, Banyumas Raya, dan Purworejo-Magelang. Dengan tambahan koridor Gelangmanggung, jumlah armada dan jangkauan layanan dipastikan bertambah.

Namun, tantangan terbesar bukan hanya menambah bus. Dishub Jateng harus memastikan ketersediaan halte, jalur khusus, dan integrasi dengan angkutan pedesaan yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas warga di daerah.

Target Beroperasi Agustus 2027, Apa yang Perlu Disiapkan?

Arief menargetkan layanan ini mulai beroperasi pada Agustus 2027. Artinya, masih ada waktu sekitar setahun lebih untuk mematangkan rute, merekrut awak bus, dan mensosialisasikan sistem integrasi ke masyarakat. Warga di Temanggung dan Magelang yang selama ini mengeluhkan minimnya angkutan umum antarkota kini punya harapan baru.

Yang perlu diawasi adalah konsistensi jadwal dan perawatan armada. Pengalaman di koridor lain, bus Trans Jateng kerap mogok atau telat karena kurangnya perawatan. Jika ini bisa diatasi, warga Gelangmanggung bakal punya moda transportasi yang layak, murah, dan tepat waktu.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: mobilkomersial.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top