Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho Tegaskan Penerimaan Polri Gratis, Imbau Warga Tak Percaya Calo

Penulis: Xander Situmorang  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 22:02:31 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho tegaskan penerimaan Polri tanpa biaya.

JAWA TENGAH — Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen anggota Polri di wilayah hukumnya tidak dipungut biaya. Pernyataan tersebut disampaikan untuk membantah sekaligus mengantisipasi maraknya praktik percaloan yang kerap merugikan masyarakat.

Biaya Nol Rupiah di Semua Tahapan Seleksi

Irjen Sandi Nugroho menekankan bahwa prinsip tersebut berlaku mutlak, mulai dari pendaftaran awal hingga pengumuman akhir. “Masuk Polri itu gratis. Tidak ada biaya yang harus dikeluarkan oleh peserta,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip kemarin.

Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengaku bisa meloloskan calon anggota Polri dengan imbalan sejumlah uang. Modus percaloan, menurutnya, kerap muncul setiap kali masa penerimaan dibuka.

Waspada Modus Calo yang Mengatasnamakan Oknum

Praktik percaloan dalam seleksi aparatur negara, termasuk Polri, bukanlah hal baru. Para calo biasanya menjanjikan kelulusan dengan syarat membayar puluhan hingga ratusan juta rupiah. Ironisnya, banyak korban yang baru sadar telah ditipu setelah uang raib dan proses seleksi tetap berjalan sesuai prosedur.

“Jangan percaya pada calo atau siapa pun yang menjanjikan kelulusan. Itu penipuan,” tegas Kapolda Sumsel.

Langkah Antisipasi dan Pengaduan Masyarakat

Polda Sumsel menyediakan kanal pengaduan bagi warga yang menemukan indikasi percaloan atau pungutan liar dalam proses rekrutmen. Seluruh tahapan seleksi juga diawasi secara ketat oleh tim internal dan eksternal untuk memastikan tidak ada celah kecurangan.

Irjen Sandi Nugroho mengimbau para orang tua dan calon peserta untuk melapor jika ada oknum yang meminta sejumlah uang dengan imbalan kelulusan. Proses seleksi tahun ini mengacu pada prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) yang digaungkan Markas Besar Polri.

Pendaftaran Terbuka, Peluang Sama untuk Semua

Penerimaan anggota Polri di Sumatera Selatan terbuka bagi warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan administrasi dan kesehatan. Tidak ada jalur khusus atau prioritas bagi mereka yang memiliki koneksi dengan oknum tertentu.

“Semua peserta dinilai dengan standar yang sama. Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan hasil tes, bukan uang,” ujar Sandi.

Polda Sumsel berharap pernyataan tegas ini dapat mengedukasi masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan berkedok rekrutmen. Hingga saat ini, proses seleksi masih berjalan dan belum ada laporan resmi terkait praktik percaloan yang berhasil diungkap.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top