Lay’s Resmi Jadi Sponsor Piala Dunia 2026, Sasar 165 Juta Penggemar

Penulis: Yanto Prasetya  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 05:36:01 WIB
Lay’s resmi menjadi sponsor resmi FIFA World Cup 2026 dengan target 165 juta penggemar sepak bola Indonesia.

Sebanyak 165 juta penggemar sepak bola di Indonesia menjadi target utama Lay’s setelah resmi menjalin kolaborasi global sebagai sponsor resmi FIFA World Cup 2026. Melalui kemitraan strategis ini, produsen keripik kentang tersebut meluncurkan kemasan edisi khusus serta koleksi kartu Panini untuk memperkuat pengalaman menonton di pasar lokal.

PepsiCo melalui merek Lay’s mengonfirmasi keterlibatan mereka dalam pesta sepak bola terbesar jagat raya sebagai official sponsor FIFA World Cup 26™. Langkah strategis ini diumumkan secara resmi di Jakarta, Kamis (7/5/2026), dengan target utama memperkuat posisi merek di tengah fanatisme tinggi publik Indonesia terhadap sepak bola.

Indonesia dipilih sebagai fokus utama kampanye mengingat besarnya basis massa pendukung olahraga ini. Data Country Cassette 2025 menunjukkan terdapat sekitar 165 juta penggemar sepak bola di Indonesia, yang menempatkan negara ini sebagai salah satu pasar potensial terbesar di wilayah Asia Tenggara.

Koleksi Kartu Resmi Panini dan Wajah Lionel Messi di Kemasan

Dalam upaya menyemarakkan turnamen, Lay’s menghadirkan FIFA World Cup Edition yang menampilkan visual dua ikon besar sepak bola, Lionel Messi dan David Beckham. Kehadiran wajah bintang dunia ini pada kemasan produk diharapkan mampu membangun kedekatan emosional dengan konsumen saat menikmati pertandingan.

Tak sebatas perubahan visual kemasan, Lay’s juga meluncurkan program koleksi kartu resmi Panini FIFA World Cup 26™. Program tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para kolektor dan penggemar yang ingin mengabadikan momen turnamen melalui kartu fisik resmi yang tersedia di pasar Indonesia.

“Melalui partnership Lay’s dengan FIFA World Cup 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang lebih seru dan berkesan,” ujar Senior Marketing Manager PepsiCo Indonesia, Hanussa Hamzah. Menurutnya, Lay’s diposisikan sebagai bagian dari pengalaman emosional masyarakat saat menikmati pertandingan secara kolektif.

Ekspansi Melalui Jaringan Ritel dan Aktivitas Nonton Bareng

Strategi distribusi kampanye ini melibatkan jaringan ritel Alfamart yang tersebar luas di berbagai wilayah. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk memastikan euforia Piala Dunia dapat menjangkau lapisan masyarakat terbawah melalui ketersediaan produk dan program koleksi kartu di gerai-gerai terdekat.

General Manager Alfamart, Said Yusni, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan upaya untuk menghadirkan keseruan spesial bagi para penggemar bola. Di samping ketersediaan produk, Lay’s telah menyiapkan rangkaian aktivitas watch party atau nonton bareng (nobar) untuk mendekatkan atmosfer stadion kepada para pendukung di tanah air.

Pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana, yang turut hadir dalam peluncuran tersebut menekankan bahwa budaya menonton sepak bola di Indonesia sudah mendarah daging sebagai tradisi sosial. “Di Indonesia, nonton bola itu sudah menjadi tradisi. Bukan cuma soal pertandingan, tapi soal kebersamaan dan momen-momen keseruan kecil yang dibangun di sekitarnya,” kata pria yang akrab disapa Coach Justin tersebut.

Guna menyesuaikan dengan lidah lokal, Lay’s tetap mengandalkan sejumlah varian rasa populer seperti rumput laut, rumput laut pedas, dan daging sapi bakar. Tekstur keripik yang khas menjadi instrumen utama perusahaan dalam membangun komunikasi merek sebagai camilan pendamping utama selama gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: investortrust.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top