Pencarian

Sopir Truk Tabrak Pasutri di Tol Jogja-Solo Klaten hingga Tewas, Ditangkap di Surabaya

Selasa, 06 Oktober 2026 • 09:46:02 WIB
Sopir Truk Tabrak Pasutri di Tol Jogja-Solo Klaten hingga Tewas, Ditangkap di Surabaya
Truk yang dikemudikan LH diamankan di Mapolresta Klaten setelah ditangkap di Surabaya.

KLATEN — Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten mengamankan LH (33) di Surabaya, Sabtu (3/10/2026) malam, atas kasus tabrak lari yang menewaskan pasangan suami istri JN (63) dan AS (63), warga Cilandak, Jakarta. Truk yang dikemudikan LH menghantam kedua korban saat mereka mengganti ban mobil yang kempes di bahu Tol Jogja-Solo ruas Karanganom, Jumat (2/10/2026) pukul 03.00 WIB.

Polisi bergerak setelah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari penelusuran itu, pelat nomor truk diketahui berasal dari Surabaya, meski kendaraan telah berpindah tangan.

Rekam Jejak Pengejaran hingga Surabaya

Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten Iptu Ryan Dwi Prabowo menyatakan pihaknya sempat menemui kendala karena truk sudah dijual. Penelusuran lanjutan mengarah ke perusahaan pemilik truk di Surabaya.

"Ditemukan lokasi pelat nomor di Surabaya, tapi kendaraan telah dijual, sehingga kita lidik lagi. Ditemukan truk di perusahaan, juga di Surabaya. Sabtu (3/10) malam kita berangkat ke Surabaya," kata Ryan saat ditemui di kantornya, Minggu (4/10/2026).

Malam itu juga truk beserta sopirnya diamankan di lokasi perusahaan. Minggu (4/10) pagi, keduanya dibawa ke Mapolresta Klaten.

"Minggu pagi tadi kita bawa ke Klaten. Diamankan satu orang, sopir. Untuk truknya muat aspal, tapi saat kejadian kosong, baru mau ambil muatan," ungkap Ryan.

Pengakuan Sopir: Ngantuk dan Panik

LH mengaku berangkat dari Surabaya menuju Cilacap untuk mengambil muatan aspal saat kejadian. Ia menyebut kondisi jalan sepi dan minim penerangan.

"Pas mau sampai lokasi (kecelakaan) posisi saya itu sudah agak ngantuk. Dan kejadiannya pas derr itu cepat," tutur LH di Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten, Senin (5/10/2026) siang.

Menurut LH, ia sempat melihat mobil korban, tetapi jarak sudah terlalu dekat untuk menghindar. "Ya kelihatan ada mobil itu sudah dekat. Saya banting kanan gak nyampe, ngerem juga gak nyampe," katanya.

LH mengaku sempat turun dari truk dan melihat korban sudah tidak bergerak. Rasa takut dan panik membuatnya memilih melanjutkan perjalanan.

"Turun, lihat kok sudah tidak bergerak. Takut dan panik karena saya sendiri, saya terus," ujarnya.

Ia kemudian tetap mengambil aspal di Cilacap dan mengantarnya ke Surabaya lewat jalur nontol. "Saya balik lewat bawah. Sempat kepikiran mau lapor tapi aspal harus saya antar dulu, makanya saya ndak pergi," ujar LH.

Korban Sedang Melayat ke Yogyakarta

Dari keterangan kepolisian, kedua korban tengah dalam perjalanan ke Yogyakarta untuk melayat saudara. Mereka berangkat dari Jakarta dengan seorang sopir, namun sopir tersebut turun di Boyolali.

"Sopirnya pulang ke Boyolali. Selepas dari Boyolali, korban menyopiri sendiri bersama istri," jelas Ryan.

Kasus ini kini ditangani Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten. LH beserta truk yang dikemudikannya telah diamankan di Mapolresta Klaten untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks