Pencarian

3 Merek Motor Listrik Terpopuler 2026 Versi Top Brand, United E-Motor Puncaki Daftar

Senin, 14 September 2026 • 12:19:01 WIB
3 Merek Motor Listrik Terpopuler 2026 Versi Top Brand, United E-Motor Puncaki Daftar
Motor listrik United E-Motor menempati peringkat pertama Top Brand Award kategori motor listrik periode 2025-2026 dengan skor indeks 17,30 persen.

JAWA TENGAH — Top Brand Award menambahkan subkategori Motor Listrik di kategori otomotif untuk periode 2025-2026. Penilaian memakai Top Brand Index (TBI) yang dihitung dari survei konsumen, bukan dari data penjualan pabrikan atau registrasi kendaraan.

Hasilnya, tiga besar kategori ini dikuasai merek asal Indonesia. Tidak ada satu pun merek internasional yang masuk jajaran teratas pada periode penilaian kali ini.

United E-Motor Raih Skor 17,30 Persen di Debutnya

United E-Motor menempati peringkat pertama dengan skor indeks 17,30 persen. Ini adalah periode pertama merek tersebut masuk dalam jajaran Top Brand di kategori motor listrik.

United E-Motor berada di bawah naungan UNITED, produsen sepeda asli Indonesia yang mulai menjual motor listrik pada 2020. Artinya, dibutuhkan sekitar lima tahun bagi merek ini untuk menembus posisi puncak survei konsumen di segmennya.

Polytron Turun ke Peringkat Kedua Meski Skornya Masih Tinggi

Polytron harus puas di posisi kedua dengan skor 17,20 persen, terpaut tipis 0,10 poin dari United E-Motor. Padahal pada periode sebelumnya, Polytron menempati peringkat pertama dengan skor 21,60 persen.

Penurunan skor itu tidak otomatis berarti kepercayaan konsumen melemah. Polytron tercatat terus memperluas lini kendaraan listriknya, termasuk meluncurkan mobil listrik sendiri. Lini produk yang makin lebar bisa memecah perhatian konsumen di kategori motor listrik saja.

Selis Bertahan di Tiga Besar dengan Skor 15,60 Persen

Selis melengkapi dominasi merek lokal di posisi ketiga dengan skor indeks 15,60 persen. Merek ini konsisten masuk daftar Top Brand Awards sejak periode-periode sebelumnya.

Selis dikenal lewat jajaran motor listrik dengan harga kompetitif dan jaringan dealer yang tersebar di kota-kota besar. Kombinasi itu membantu merek ini mempertahankan posisinya di tengah masuknya pemain baru.

Bagaimana Skor Top Brand Index Dihitung

Top Brand Award melibatkan 8.500 responden dalam survei ini. Komposisinya: 6.000 sampel random, 1.700 sampel booster, dan 800 sampel booster B2B.

Responden adalah pria dan wanita berusia 15-65 tahun dari kategori SES D hingga SES A. Sampel random diambil dari target SES B ke atas, sedangkan sampel booster dari target SES A.

  • Metode sampling utama: random sampling
  • Sampel random retail: multistage area random sampling
  • Sampel booster: purposive sampling
  • Referensi metodologi lengkap: topbrand-award.com/top-brand-index

Skor TBI sendiri mengukur popularitas dan kekuatan merek di mata konsumen, bukan volume unit yang terjual. Merek dengan pangsa pasar besar belum tentu memuncaki indeks ini jika ingatan dan preferensi konsumen terbagi ke merek lain.

Mengapa Tiga Besar Dikuasai Merek Lokal

Ketiga merek di atas punya satu kesamaan: harga jual yang kompetitif dan jaringan layanan yang mudah dijangkau. Faktor itu penting di segmen motor listrik, karena konsumen masih mempertimbangkan ketersediaan bengkel dan suku cadang sebelum membeli.

Pertumbuhan minat terhadap motor listrik di Indonesia memang berjalan konstan. Dorongan utamanya adalah biaya operasional jangka panjang yang lebih murah dibanding motor bensin, terutama saat harga BBM naik. Akselerasi instan dan perawatan yang lebih sederhana menjadi alasan tambahan bagi pengguna yang beralih.

Daftar ini memberi gambaran awal soal peta persaingan motor listrik nasional menjelang periode berikutnya. Merek internasional yang belum masuk tiga besar punya pekerjaan rumah: membangun ingatan merek di konsumen lokal, bukan sekadar menambah varian produk.

Follow jatengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: goodstats.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks