Porprov Jateng 2026 Diikuti 7.990 Atlet, 2.769 Medali Diperebutkan dari 58 Cabor

Penulis: Vino Bastian  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:16:02 WIB
Porprov XVII Jawa Tengah 2026 diikuti 7.990 atlet dan 1.911 ofisial dari 35 kabupaten/kota.

SEMARANG — Porprov XVII Jawa Tengah 2026 menempatkan 7.990 atlet dan 1.911 ofisial sebagai peserta resmi, dengan 2.769 medali diperebutkan dari 58 cabang olahraga. Komposisi peserta itu terungkap dalam Chef de Mission Meeting yang digelar di Grhadhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (2/10/2026).

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan Porprov bukan sekadar kompetisi antarkabupaten/kota. Menurutnya, ajang ini berfungsi sebagai tahapan pembinaan menuju PON 2028 dan penyaringan bibit atlet untuk tingkat nasional maupun internasional.

Dua dari Lima Emas Asian Games 2026 Disumbang Atlet Jateng

Rekam jejak atlet Jawa Tengah di kancah internasional menjadi salah satu alasan optimisme itu. Dari lima medali emas yang diraih kontingen Indonesia pada Asian Games 2026, dua di antaranya disumbangkan atlet Jawa Tengah.

Cabang menembak menambah satu medali perak, sementara wushu menyumbang dua perunggu. "Ini yang harus terus kita pupuk," kata Taj Yasin.

Ia berharap seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah bergerak dalam satu kesatuan misi membangun prestasi olahraga. Keberhasilan penyelenggaraan Porprov XVII juga diproyeksikan menjadi pembuktian kesiapan Jawa Tengah bila kelak dipercaya menjadi tuan rumah PON.

"Kita berharap ketika sukses dalam perhelatan ini, kita bisa dilirik menjadi tuan rumah PON berikutnya," jelasnya.

Peran Chef de Mission: Jaga Kebutuhan hingga Mental Atlet

Dalam forum itu, Wagub menyoroti posisi Chef de Mission (CdM) sebagai penghubung antara atlet dan penyelenggara. CdM bertanggung jawab memastikan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kebutuhan teknis atlet terpenuhi selama kompetisi berlangsung.

Aspek nonteknis juga ditekankan. CdM diminta menjaga kondisi mental para atlet ketika tekanan pertandingan meningkat.

"Ketika mental mereka turun, kita sekaligus menjadi motivator untuk para atlet. Ini yang harus kita bantu dan kita tekankan pada acara kali ini," kata Gus Yasin.

Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto Dwiatmoko menyebut pertemuan itu sebagai forum menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat. Pembahasan mencakup kesiapan venue, akomodasi, konsumsi, transportasi, keamanan, kesehatan, perangkat pertandingan, serta aspek teknis dan pelayanan lainnya.

"Kami berharap seluruh peserta, khususnya Chef de Mission kontingen kabupaten/kota, memperoleh gambaran yang jelas mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov," ujar Sudjarwanto.

Dampak Ekonomi dan Jadwal Pertandingan

Pergerakan atlet, ofisial, dan suporter selama Porprov diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian warga di daerah penyelenggara. Taj Yasin mengajak masyarakat ikut meramaikan pertandingan dan memberi dukungan langsung kepada para atlet.

"Mari ramaikan dan kita sukseskan bersama," ajaknya.

Sejumlah cabang olahraga mulai dipertandingkan pada 20 Oktober 2026. Pembukaan resmi dijadwalkan 25 Oktober, sedangkan seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan tuntas pada 30 Oktober 2026.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: bicaraindonesia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top