UIN Walisongo dan PKBI Jateng Latih 18 Siswa PIK-R SMPN 2 Semarang Kelola Emosi Lewat Roleplay

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:08:01 WIB
Siswa PIK-R SMPN 2 Semarang mengikuti edukasi regulasi emosi melalui metode roleplay di ruang perpustakaan sekolah, Selasa (22/9/2026).

UIN Walisongo Semarang bersama PKBI Jawa Tengah memberikan edukasi regulasi emosi kepada 18 siswa PIK-R SMPN 2 Semarang melalui metode roleplay, Selasa (22/9/2026). Kegiatan bertajuk "Kenali, Kelola, dan Kendalikan Emosimu" berlangsung pukul 16.00–17.00 WIB di ruang perpustakaan sekolah dan merupakan bagian dari Praktik Pengalaman Profesi mahasiswa Bimbingan dan Penyuluhan Islam.

SEMARANG — Dua mahasiswa Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN Walisongo, Mutia dan Nafis, bertindak sebagai fasilitator dengan pendampingan Ananto dari Pilar PKBI Jawa Tengah. Mereka mengajak siswa mengenali berbagai bentuk emosi sekaligus memahami cara menyalurkannya secara sehat.

Siswa Petakan Emosi Lewat Sticky Note dan Kertas Plano

Kegiatan dikemas secara interaktif. Siswa diminta memberikan contoh emosi sehat dan tidak sehat, lalu menuliskannya pada sticky note untuk ditempelkan di kertas plano.

Melalui aktivitas tersebut, siswa menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari. Fasilitator kemudian menjelaskan jenis-jenis emosi dasar dan cara menyalurkannya secara tepat.

Siswa juga diajak memahami bahwa regulasi emosi bukan berarti menahan atau menghilangkan perasaan. Regulasi emosi dilakukan dengan mengenali dan memahami perasaan, kemudian menyalurkannya dengan cara yang tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Olahraga hingga Musik, Cara Siswa Redam Kekecewaan

Dalam sesi berbagi pengalaman, Sherly, siswa kelas 9B, mengatakan dirinya memilih berolahraga dan membaca buku ketika mengalami kekecewaan.

Sementara M. Raziq Rafiki, siswa kelas 8A, memilih bermain gim atau mendengarkan musik ketika merasa lelah setelah belajar sebelum kembali berkonsentrasi.

"Kami ingin siswa tidak hanya tahu nama-nama emosi, tetapi juga bisa mengenali dan menyalurkannya dengan cara yang sehat," kata Mutia.

Bekal Menghadapi Tekanan di Sekolah dan Kehidupan Sehari-hari

Edukasi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa PIK-R SMPN 2 Semarang dalam menghadapi berbagai tekanan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang emosi, tetapi juga berlatih mengenali perasaan dan menemukan cara yang lebih positif untuk mengelolanya.

Praktik Lapangan Mahasiswa BPI UIN Walisongo

Bagi mahasiswa BPI UIN Walisongo, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penerapan kompetensi pendampingan dan penyuluhan kepada remaja melalui pengalaman langsung di lapangan.

Kolaborasi UIN Walisongo dan PKBI Jawa Tengah diharapkan dapat mendukung penguatan edukasi kesehatan mental dan kemampuan regulasi emosi di kalangan remaja.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: jateng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top