JAWA TENGAH — Struktur harga bahan bakar minyak nonsubsidi Pertamina per 15 September 2026 mengacu pada klasifikasi zonasi wilayah. Penyesuaian tarif terakhir berlaku sejak 2 September 2026 dan belum ada perubahan baru pada pemantauan hari ini.
Perbedaan paling mencolok ada di varian Pertamax. Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Sabang menjual Rp14.950 per liter, sementara kelompok Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara berada di Rp16.650 per liter.
Pertalite masih dipatok Rp10.000 per liter dan BioSolar Rp6.800 per liter di seluruh pulau di Indonesia. Tidak ada perubahan untuk kedua produk subsidi tersebut.
Wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat memakai patokan berikut:
Kelompok Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung menetapkan Pertamax Rp16.300 per liter, Pertamax Turbo Rp20.000 per liter, Dexlite Rp24.200 per liter, Pertamina Dex Rp25.750 per liter, dan Pertamax Pertashop Rp16.200 per liter.
Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau berada satu tingkat di atasnya: Pertamax Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp20.450 per liter, Dexlite Rp24.750 per liter, Pertamina Dex Rp26.300 per liter, dan Pertamax Pertashop Rp16.550 per liter.
Sebagian besar Kalimantan (Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim) dan seluruh provinsi Sulawesi (Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar) mengikuti tarif kelompok Sumatera Utara. Kalimantan Utara menjadi pengecualian karena masuk kelompok tarif tertinggi bersama Riau dan Sumbar.
Nusa Tenggara Timur memakai patokan harga dasar Bali/NTB dengan tambahan produk BioSolar nonsubsidi Rp23.600 per liter. Di Papua, Pertamax dijual Rp16.300 per liter, Pertamax Turbo Rp20.000 per liter, dan Dexlite Rp24.200 per liter, tanpa ketersediaan Pertamina Dex.
Kawasan Maluku, Maluku Utara, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah hanya menyediakan Pertamax Rp16.300 per liter dan Dexlite Rp24.200 per liter. Opsi Pertamax Turbo dan Pertamina Dex tidak tersedia di sana. Papua Barat dan Papua Barat Daya melengkapinya dengan Pertamina Dex Rp25.750 per liter.
Di FTZ Sabang, harga tercatat Pertamax Rp14.950 per liter, Dexlite Rp22.150 per liter, dan Pertamax Pertashop Rp14.850 per liter. FTZ Batam menetapkan Pertamax Rp15.150 per liter, Pertamax Turbo Rp18.550 per liter, Dexlite Rp22.500 per liter, Pertamina Dex Rp23.950 per liter, dan Pertamax Pertashop Rp15.050 per liter.
Pengguna bisa memantau penyesuaian harga di tempat pengisian melalui layanan MyPertamina. Harga di tiap SPBU mengikuti zonasi wilayah tempat SPBU tersebut beroperasi, sehingga nominal bisa berbeda meski masih dalam provinsi yang sama jika masuk zona berbeda.