JAWA TENGAH — Kabar kehadiran Wuling Aira EV mulai mencuat di kalangan pengamat otomotif Tanah Air. Meski belum ada pengumuman resmi dari PT Wuling Motors (Wuling Motors), berbagai bocoran dan foto uji jalan yang beredar memperkuat spekulasi bahwa model ini sedang dipersiapkan untuk pasar Indonesia.
Dari informasi yang dihimpun, Wuling Aira EV diduga kuat merupakan versi global dari Hongguang Mini EV yang baru meluncur di China pada Maret 2026. Konsepnya adalah city car listrik berukuran sangat ringkas, dirancang untuk mobilitas perkotaan yang padat.
Dimensi yang kecil membuat mobil ini ideal untuk bermanuver di jalanan sempit dan parkir di lahan terbatas. Segmen micro EV seperti ini memang tengah berkembang pesat di China, didorong kebutuhan kendaraan hemat energi dengan biaya operasional rendah.
Jika benar meluncur di Indonesia, Aira EV diprediksi akan menyasar konsumen muda, keluarga kecil, atau pengguna pertama yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa modal besar. Banyak pengamat memperkirakan banderol mobil ini berada di kisaran Rp 150 juta hingga Rp 200 juta.
Angka tersebut akan membuat Aira EV menjadi rival serius bagi mobil listrik entry-level lain yang mulai bermunculan. Posisinya juga akan berada di bawah Wuling Air ev yang saat ini dibanderol mulai Rp 200 jutaan.
Hingga saat ini, Wuling Motors belum memberikan konfirmasi resmi terkapi kehadiran Aira EV di Indonesia. Belum ada kepastian mengenai tanggal peluncuran maupun spesifikasi teknis yang akan dibawa.
Meski begitu, rumor yang terus berembus menunjukkan bahwa Wuling serius memperkuat lini kendaraan listrik terjangkau di Tanah Air, setelah sukses dengan Air ev, BinguoEV, dan Cloud EV. Para pengamat pun menunggu langkah selanjutnya dari pabrikan asal China tersebut.