WONOGIRI — Pelantikan Pengkab IPSI Wonogiri masa bakti 2026-2030 berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Minggu (31/5/2026). Acara itu dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan perguruan silat se-Kabupaten Wonogiri, dan Ketua Umum IPSI Jawa Tengah, Hary Nuryanto.
Ketua Pengkab IPSI Wonogiri terpilih, Weda Hendragiri, S.Pd., MM., langsung menyodorkan usulan pendirian PPOP khusus pencak silat kepada Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno. Menurut Weda, langkah ini krusial karena pencak silat masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Tantangan sudah di depan mata. Agar prestasi maksimal terwujud, perlu konsistensi pembinaan sejak dini,” ujar Weda dalam sambutannya.
Weda menegaskan bahwa kepengurusan baru harus bergerak dengan semangat kebersamaan. Ia menyebut tanpa kerja sama, target mencetak atlet berprestasi mustahil tercapai. Fokus utama pembinaan akan diarahkan pada atlet usia dini agar Wonogiri memiliki regenerasi pesilat yang kuat.
“Amanah ini adalah tugas mulia dan harus dilaksanakan dengan kerja sama, kompak, dan kerukunan seluruh pengurus. Tanpa kerja sama, mustahil tujuan akan tercapai,” tambahnya.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, merespons positif usulan tersebut. Ia menekankan pencak silat bukan sekadar olahraga kompetisi, melainkan warisan budaya yang membentuk karakter luhur generasi muda.
“Pencak silat adalah warisan luhur budaya, di dalamnya ada pembentukan karakter luhur. Inilah yang harus selalu dipertahankan,” tutur Bupati.
Setyo Sukarno juga mengapresiasi konsistensi IPSI Wonogiri dalam menyelenggarakan Raden Mas Said Cup setiap tahun. Ajang itu dinilai efektif sebagai wadah penjaringan bibit atlet potensial dari berbagai perguruan silat.
Ketua Umum IPSI Jawa Tengah, Hary Nuryanto, mengingatkan bahwa pencak silat tengah berada pada fase penting menuju panggung dunia. Misi “Road to Olympic” menjadi target yang diperjuangkan secara nasional. Ia berharap Wonogiri mampu menyumbangkan atlet terbaik untuk Jawa Tengah di level internasional.
“Jawa Tengah selalu mewarnai perolehan medali di kancah internasional. Saya berharap besar kepada kepengurusan IPSI Wonogiri ke depan bisa ikut ambil bagian dalam menyumbang prestasi bagi Jawa Tengah di level yang lebih tinggi,” pungkas Hary.
Dengan kepengurusan baru yang solid, dukungan penuh pemerintah daerah, dan rencana pendirian PPOP, Wonogiri mulai membangun fondasi untuk melahirkan pesilat berprestasi. Kota Mete kini tak hanya membidik medali regional dan nasional, tetapi juga mulai menatap panggung Olimpiade. (Aris Arianto)